Pendampingan Laboratorium UINSA: Fokus Penyusunan Dokumen untuk Penguatan Sistem Manajemen

Dalam upaya meningkatkan mutu laboratorium, kegiatan Pendampingan Penyusunan Dokumen Laboratorium bersama UINSA sukses dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan secara online. Pendampingan dipandu langsung oleh Bapak Mulyono, S.T.P., pakar Labnesia. Ia berpengalaman dalam implementasi sistem manajemen laboratorium berbasis standar mutu. Program ini menjadi langkah strategis bagi laboratorium di lingkungan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Tujuannya adalah memperkuat sistem dokumentasi sebagai fondasi utama tata kelola laboratorium yang profesional dan terstandar. Pentingnya Penyusunan Dokumen dalam Sistem Manajemen Laboratorium Dokumen yang tersusun dengan baik akan: Menjamin konsistensi proses operasional laboratorium Mempermudah proses audit internal maupun eksternal Mendukung pemenuhan persyaratan akreditasi Meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan pengguna jasa laboratorium Melalui pendampingan ini, peserta mendapatkan peahaman komprehensif tentang struktur dokumen, hierarki dokumentasi, hingga teknik penyusunan dokumen yang efektif dan sesuai standar. Materi Pendampingan Penyusunan Dokumen Dalam sesi yang berlangsung secara interaktif, Bapak Mulyono, S.T.P. membimbim peserta dalam beberapa aspek penting, antara lain: Identifikasi kebutuhan dokumen laboratorium Penyusunan dokumen level 1 hingga level teknis (SOP dan instruksi kerja) Pengendalian dokumen dan rekaman Strategi implementasi dokumen dalam operasional harian Pendampingan dilakukan secara online sehingga memungkinkan diskusi mendalam, review dokumen secara langsung, serta konsultasi spesifik sesuai kebutuhan laboratorium UINSA. Komitmen Peningkatan Mutu Laboratorium Kegiatan pendampingan ini menunjukkan komitmen UINSA dalam membangun sistem manajemen laboratorium yang tertata, sistematis, dan siap menghadapi proses evaluasi maupun akreditasi. Labnesia sebagai mitra pendamping terus mendorong transformasi laboratorium dari sekadar unit operasional menjadi pusat layanan yang unggul, profesional, dan bernilai tambah. Melalui pendampingan penyusunan dokumen laboratorium ini, diharapkan laboratorium UINSA semakin siap dalam mengimplementasikan sistem manajemen mutu yang berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan dan penelitian. Labnesia Sebagai Solusi Laboratorium Anda! Mau akreditasI laboratorium tapi masih bingung tahapannya? Hubungi kami untuk free gap analysis sebagai konsultasi awal!
In House Training Pelatihan Refreshment Ketidakpastian Pengukuran Bersama Universitas Jambi

Labnesia dan Universitas Jambi Selenggarakan IHT Ketidakpastian Pengukuran Berbasis ISO/IEC 17025:2017 Dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis sumber daya manusia laboratorium, Labnesia berkolaborasi dengan Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Pelatihan Refreshment Ketidakpastian Pengukuran. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline selama dua hari, pada 9 – 10 Februari 2026, bertempat di UPA Laboratorium Terpadu Universitas Jambi. Pelatihan ini dirancang sebagai program penyegaran (refreshment) sekaligus penguatan pemahaman teknis terkait ketidakpastian pengukuran yang menjadi salah satu aspek krusial dalam penerapan ISO/IEC 17025:2017 pada laboratorium pengujian dan kalibrasi. Kerjasama kegiatan ini ditandai dengan pemberian kenang – kenangan dari Labnesia kepada Universitas Jambi serta sebaliknya. Pemberian kenang – kenangan berupa plakat dan sertifikat kepada Narasumber Labnesia Narasumber Kompeten dari Labnesia Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Labnesia, yaitu Bapak Mohamad Awaludin, S.Si., M.T.Pn., yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang sistem manajemen laboratorium serta penerapan ISO/IEC 17025:2017. Melalui pendekatan teoritis dan praktis, peserta dibekali pemahaman komprehensif agar mampu menerapkan perhitungan ketidakpastian pengukuran secara tepat dan konsisten. Tujuan IHT Pelatihan Ketidakpastian Pengukuran Pelaksanaan IHT ini bertujuan untuk: Meningkatkan pemahaman personel laboratorium terkait konsep dan prinsip ketidakpastian pengukuran Memperkuat penerapan persyaratan teknis ISO/IEC 17025:2017 Meningkatkan keandalan dan keterlacakan hasil pengujian Mendukung peningkatan mutu layanan laboratorium di lingkungan Universitas Jambi Silabus dan Materi Pelatihan Hari ke-1: Dasar Ketidakpastian Pengukuran Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan konsep fundamental ketidakpastian pengukuran, meliputi: Pengantar ISO/IEC 17025:2017 terkait ketidakpastian pengukuran Konsep dasar dan terminologi ketidakpastian pengukuran Identifikasi berbagai sumber ketidakpastian dalam proses pengujian Pemahaman tipe ketidakpastian (Tipe A dan Tipe B) Penyusunan model matematis pengukuran sebagai dasar perhitunganMateri hari pertama menjadi landasan penting bagi peserta sebelum memasuki tahap perhitungan dan analisis lanjutan. Hari ke-2: Perhitungan dan Penerapan Ketidakpastian Hari kedua difokuskan pada aspek aplikatif dan praktik langsung, dengan materi: Perhitungan ketidakpastian gabungan Penentuan faktor cakupan (coverage factor) Penyajian hasil pengukuran beserta nilai ketidakpastian Contoh kasus dan latihan perhitungan ketidakpastian pengukuran Diskusi kelompok dan evaluasi hasil perhitungan peserta Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan perhitungan ketidakpastian secara mandiri dan sesuai standar. Manfaat Pelatihan bagi Laboratorium UNJA Dengan mengikuti IHT Pelatihan Refreshment Ketidakpastian Pengukuran ini, laboratorium di lingkungan UNJA diharapkan dapat: Meningkatkan kompetensi teknis analis dan personel laboratorium Memperkuat kesiapan laboratorium dalam penerapan dan evaluasi ISO/IEC 17025:2017 Menghasilkan data pengujian yang lebih valid, andal, dan dapat dipertanggungjawabkan Mendukung peningkatan kualitas layanan laboratorium pendidikan dan riset Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Kompetensi Laboratorium Kegiatan IHT bersama Universitas Jambi ini merupakan bagian dari komitmen Labnesia dalam mendukung penguatan kapasitas laboratorium perguruan tinggi dan industri di Indonesia melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kompetensi berbasis standar internasional. Institusi Anda membutuhkan pelatihan ketidakpastian pengukuran, IHT ISO/IEC 17025:2017, atau pendampingan laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan internal? Labnesia siap menjadi mitra strategis Anda. Hubungi tim Labnesia untuk informasi dan kerja sama pelatihan laboratorium selanjutnya.
Pendampingan Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 UNILA Bersama Labnesia

Labnesia Dukung UNILA dalam Proses Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 Dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu pengujian serta kompetensi laboratorium, Labnesia kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan Pendampingan Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 bersama Universitas Lampung (UNILA). Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap pada 22 Januari, 30 Januari, 4 Februari, dan 6 Februari. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan sistem manajemen laboratorium di lingkungan UNILA tetap sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2017, sekaligus meningkatkan kesiapan laboratorium dalam menghadapi proses re-akreditasi oleh lembaga akreditasi. Pentingnya Re-Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 bagi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 merupakan standar internasional yang mengatur kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Re-akreditasi menjadi proses krusial untuk memastikan bahwa laboratorium: Tetap konsisten dalam penerapan sistem manajemen mutu Memenuhi persyaratan teknis dan manajerial terbaru Menjamin keabsahan dan ketertelusuran hasil pengujian Meningkatkan kepercayaan pengguna jasa laboratorium Melalui pendampingan ini, Labnesia membantu laboratorium UNILA dalam mengidentifikasi kesenjangan (gap analysis) serta menyusun strategi perbaikan yang berkelanjutan. Rangkaian Kegiatan Pendampingan Labnesia dan UNILA Pendampingan Re-Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 bersama UNILA dilaksanakan melalui beberapa tahapan terstruktur untuk memastikan kesiapan laboratorium secara menyeluruh. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut: 22 Januari: Meeting koordinasi awal sebagai tahap pembukaan pendampingan, membahas gambaran umum proses re-akreditasi ISO/IEC 17025:2017, kesiapan awal laboratorium, serta penyelarasan pemahaman antara tim laboratorium UNILA dan Labnesia. 30 Januari: Meeting koordinasi lanjutan yang berfokus pada pembahasan lingkup pengujian, kesesuaian ruang lingkup akreditasi, serta identifikasi dan pemetaan dokumen – dokumen yang perlu diunggah dalam proses re-akreditasi. 4 Februari: Pembahasan hasil Kajian Ulang Manajemen (KUM), evaluasi pelaksanaan audit internal, identifikasi temuan audit, serta penyusunan rencana dan tindakan perbaikan sebagai bagian dari peningkatan berkelanjutan sistem manajemen laboratorium. 6 Februari: Tahap akhir berupa finalisasi kesiapan re-akreditasi laboratorium, peninjauan keseluruhan pemenuhan persyaratan ISO/IEC 17025:2017, serta penyampaian rekomendasi strategis untuk peningkatan kinerja laboratorium secara berkelanjutan. Setiap tahapan pendampingan dirancang secara sistematis dan aplikatif guna mendukung keberhasilan proses re-akreditasi laboratorium UNILA sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Peran Labnesia dalam Pendampingan ISO/IEC 17025:2017 Sebagai mitra pendamping, Labnesia berperan aktif dalam: Memberikan bimbingan teknis berbasis praktik terbaik (best practice) Membantu penyusunan dan penyempurnaan dokumen sistem manajemen Meningkatkan pemahaman personel laboratorium terhadap klausul ISO/IEC 17025:2017 Menyiapkan laboratorium agar lebih siap dan percaya diri menghadapi proses asesmen Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen, tetapi juga pada penguatan kompetensi SDM laboratorium. Dampak dan Manfaat bagi Laboratorium UNILA Melalui kegiatan pendampingan ini, laboratorium di lingkungan UNILA diharapkan mampu: Mempertahankan status akreditasi ISO/IEC 17025:2017 Meningkatkan kualitas layanan pengujian dan kalibrasi Memperkuat daya saing laboratorium di tingkat nasional Mendukung tridharma perguruan tinggi melalui layanan laboratorium yang andal Komitmen Labnesia dalam Penguatan Laboratorium Kegiatan pendampingan re-akreditasi bersama UNILA ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Labnesia dalam mendukung penguatan laboratorium pendidikan, riset, dan industri di Indonesia. Bagi institusi yang membutuhkan pendampingan akreditasi atau re-akreditasi ISO/IEC 17025:2017, Labnesia siap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan mutu dan kompetensi laboratorium secara berkelanjutan. Hubungi kami untuk informasi lebih terkait pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan pendampingan laboratorium!
Webinar Kolaborasi Labnesia x Teknologi Pangan Universitas Siliwangi: Membangun Panelis Terlatih di Industri Pangan

Labnesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang laboratorium dan industri pangan. Kali ini melalui kegiatan Webinar Kolaborasi Labnesia x Teknologi Pangan Universitas Siliwangi bertajuk “Membangun Panelis Terlatih di Industri Pangan: Kunci Konsistensi dan Keandalan Penilaian Sensori”. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 29 Januari 2026. Diikuti oleh 131 peserta dari 93 instansi, yang berasal dari Perguruan Tinggi, instansi Pemerintah, serta sektor Swasta. Kolaborasi Strategis untuk Penguatan Uji Sensori Pangan Webinar ini merupakan bentuk kolaborasi antara Labnesia dan Program Studi Teknologi Pangan Universitas Siliwangi. Dalam rangka memperkuat pemahaman serta penerapan uji sensori pangan yang andal, konsisten, dan relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan akademisi, praktisi laboratorium, dan profesional industri pangan dalam satu forum ilmiah dan aplikatif. Acara dipandu oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah, yang mengawal rangkaian kegiatan secara tertib dan komunikatif. Webinar dibuka secara resmi dengan sambutan dari Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Siliwangi, Bapak Suyudi, S.P., M.P. Beliau menekankan pentingnya pengembangan panelis sensori terlatih sebagai bagian dari peningkatan mutu akademik, lulusan, serta kontribusi perguruan tinggi terhadap industri pangan. Beliau juga menyampaikan semoga kerjasama dengan Labnesia ini dapat terus berlanjut. Narasumber dan Materi Webinar Webinar ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang pengujian sensori dan manajemen mutu laboratorium. Pemaparan pertama disampaikan oleh Ibu Maylani Permata Saputri, S.Si., selaku Management Panelis Sensori & Trainer Labnesia. Pada sesi ini, beliau membawakan materi mengenai Urgensi dan Peran Uji Sensori di Industri Pangan. Beliau menekankan pentingnya pengujian sensori sebagai bagian integral dalam sistem penjaminan mutu dan pengambilan keputusan di industri pangan. Selanjutnya, pemaparan disambung oleh Bapak Mulyono, S.TP., selaku Manajer Mutu Laboratorium, Trainer, dan Konsultan Akreditasi Labnesia. Pemaparan kedua ini membahas keterkaitan Peran Panelis Terlatih pada Uji Sensori. Beliau juga membahas dampaknya terhadap kualitas produk pangan, serta pentingnya penerapan praktik pengujian yang andal dan terstandar. Materi yang disampaikan mencakup urgensi uji sensori dalam pengembangan produk baru, quality control (QC), pengujian masa simpan (shelf-life), hingga pemahaman preferensi konsumen. Antusiasme Peserta dari Berbagai Latar Belakang Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif, pertanyaan kritis, serta respons aktif dari peserta mencerminkan tingginya minat terhadap topik pengujian sensori pangan dan pengembangan panelis terlatih. Webinar ini menjadi bukti bahwa kebutuhan akan peningkatan kompetensi di bidang sensori pangan. Yakni terlihat semakin relevan di berbagai sektor, baik akademik, pemerintahan, maupun industri. Pelatihan & Workshop Berbasis Sertifikasi sebagai Program Lanjutan Sebagai tindak lanjut dari webinar ini, Labnesia menghadirkan Pelatihan & Workshop Panelis Terlatih Pengujian Sensori Pangan berbasis sertifikasi sebagai program lanjutan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi teknis dan praktis melalui pembelajaran intensif, workshop aplikatif, serta sertifikasi kompetensi panelis sensori pangan. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung secara offline. Diperuntukkan bagi mahasiswa, akademisi, laboran/analis/teknisi, QA/QC, R&D, sensory scientist, hingga praktisi industri pangan yang ingin meningkatkan kapasitas profesional di bidang uji sensori. Ayo Tingkatkan Kompetensi sebagai Panelis Sensori Terlatih Melalui rangkaian webinar, pelatihan, dan workshop berbasis sertifikasi ini, Labnesia berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kompetensi sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di industri pangan. Bagi peserta yang ingin melanjutkan pembelajaran dan menjadi panelis sensori pangan yang kompeten, tersertifikasi, dan profesional, Pelatihan & Workshop Berbasis Sertifikasi Panelis Sensori Pangan merupakan langkah strategis yang tepat. Daftar sekarang melalui tautan pendaftaran pada website resmi Labnesia. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan keahlian serta daya saing di bidang pengujian sensori pangan. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut terkait pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan pendampingan laboratorium Anda!
Labnesia Gelar Webinar di Awal Tahun : Peran Auditor Internal Kompeten dalam Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 Sukses Digelar

Labnesia telah sukses menyelenggarakan Webinar bertajuk “Peran Auditor Internal Kompeten dalam Laboratorium ISO/IEC 17025:2017”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, secara daring melalui platform Zoom Meeting. Adapun partisipannya mencapai 120 peserta dari 95 instansi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Acara dibuka secara resmi oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah, yang memandu rangkaian kegiatan webinar dengan tertib dan profesional. Dimulai dengan pembukaan hingga sesi diskusi. Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh narasumber. Webinar ini menghadirkan Mulyono, S.T.P., selaku Manajer Mutu Laboratorium, Trainer, Konsultan Akreditasi, dan Pakar Labnesia, sebagai narasumber utama. Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kompetensi auditor internal laboratorium dalam mendukung penerapan dan pemeliharaan sistem manajemen mutu berbasis ISO/IEC 17025:2017. Pentingnya Peran Auditor Internal dalam Laboratorium Terakreditasi Dalam pemaparannya, Bapak Mulyono menegaskan bahwa auditor internal memegang peranan strategis dalam memastikan kesesuaian, konsistensi, serta efektivitas penerapan sistem manajemen laboratorium. Auditor internal tidak hanya berfungsi sebagai pemeriksa kesesuaian terhadap persyaratan standar, tetapi juga sebagai penggerak peningkatan mutu berkelanjutan (continuous improvement). “Auditor internal yang kompeten mampu membantu laboratorium mengidentifikasi ketidaksesuaian sejak dini, mengelola risiko, serta meningkatkan kepercayaan pelanggan dan lembaga akreditasi,” ungkap Mulyono. Antusiasme Peserta dari Berbagai Instansi Webinar ini diikuti oleh 120 peserta dari 95 instansi, yang terdiri dari laboratorium pengujian dan kalibrasi, perguruan tinggi, rumah sakit, lembaga penelitian, hingga laboratorium industri. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Materi yang disampaikan meliputi: Pengantar audit internal laboratorium Peran dan tanggung jawab auditor internal Gambaran proses audit internal ISO/IEC 17025:2017 Tantangan audit internal di laboratorium Roadmap menjadi auditor internal yang kompeten Komitmen Labnesia dalam Peningkatan Mutu Laboratorium Melalui penyelenggaraan webinar ini, Labnesia kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan laboratorium dan meningkatkan standar mutu sesuai dengan tagline “Empower Laboratories, Raise the Standards”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Labnesia dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia laboratorium di Indonesia. Ke depan, Labnesia akan terus menghadirkan berbagai program edukasi, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan laboratorium, baik melalui webinar nasional maupun pelatihan in-house. Tentang Labnesia Labnesia merupakan lembaga yang bergerak di bidang pelatihan, konsultasi, dan pendampingan akreditasi laboratorium, khususnya berbasis standar ISO/IEC 17025, serta sistem manajemen laboratorium lainnya. Didukung oleh para praktisi dan pakar berpengalaman, Labnesia berkomitmen membantu laboratorium dalam mencapai dan mempertahankan mutu terbaik secara berkelanjutan. Hubungi kami untuk informasi selanjutnya.
In House Training Auditor Internal ISO/IEC 17025:2017 Bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional

Labnesia kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi sumber daya manusia laboratorium melalui In House Training Auditor Internal ISO/IEC 17025:2017 bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Kegiatan ini dilaksanakan secara onsite di Semarang pada Senin, 22 Desember 2025. Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, dengan tujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan peserta dalam melaksanakan audit internal laboratorium sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Pembukaan Kegiatan Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Bapak Willy Pravianto, S.T., M. Eng., selaku Manajerial dan perwakilan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peran auditor internal dalam menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu laboratorium serta meningkatkan kepercayaan terhadap hasil pengujian dan pengukuran. Selanjutnya, pemberian kenang-kenangan dari Labnesia kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan Narasumber. Acara dipandu oleh MC Endang Setyowati, yang mengawal jalannya kegiatan dengan tertib dan profesional. Narasumber dan Materi Pelatihan Pelatihan ini menghadirkan Bapak Mulyono, S.T.P., selaku pakar dari Labnesia, yang memiliki pengalaman luas dalam penerapan sistem manajemen mutu laboratorium dan audit internal. Materi pelatihan disampaikan secara komprehensif dan aplikatif, mencakup: Pengenalan dan overview ISO/IEC 17025:2017 Konsep sistem manajemen mutu laboratorium Audit internal ISO/IEC 17025:2017 berbasis ISO 19011:2018 Teknik pelaksanaan audit internal yang efektif dan objektif Simulasi audit internal, termasuk peran sebagai auditor dan auditee Penyusunan ketidaksesuaian dan laporan audit internal Pelaksanaan, Evaluasi, dan Antusiasme Peserta Pelatihan dilaksanakan selama satu hari penuh. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam setiap sesi diskusi serta simulasi. Sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran, peserta mengikuti pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman materi. Pada akhir kegiatan, Labnesia juga memberikan doorprize kepada peserta dengan nilai pretest dan posttest tertinggi serta waktu pengerjaan tercepat. Pemberian hadiah ini merupakan bentuk apresiasi dari Labnesia atas partisipasi aktif dan semangat belajar peserta selama pelatihan berlangsung. Penutup dan Harapan Melalui In House Training ini, diharapkan peserta mampu menerapkan proses audit internal secara konsisten, objektif, dan sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2017, sehingga dapat mendukung peningkatan mutu dan keandalan laboratorium di lingkungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Tingkatkan Kompetensi Auditor Internal Anda Bersama Labnesia Labnesia siap menjadi mitra terpercaya dalam penyelenggaraan pelatihan, in house training, dan pendampingan laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan instansi. Hubungi Labnesia sekarang dan jadwalkan In House Training Auditor Internal ISO/IEC 17025:2017 untuk meningkatkan mutu dan kredibilitas laboratorium Anda!
In House Training Pelatihan Kalibrasi, Uji Antara, dan Evaluasi Hasil Kalibrasi Bersama Balai Veteriner Jayapura

Labnesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia laboratorium melalui penyelenggaraan In House Training Pelatihan Kalibrasi, Uji Antara, dan Evaluasi Hasil Kalibrasi bersama Balai Veteriner Jayapura. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, secara online melalui Zoom Meeting. Pelatihan ini diikuti oleh 24 peserta yang merupakan staf dan analis dari Balai Veteriner Jayapura. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman teknis kalibrasi alat ukur dan penerapannya di lingkungan laboratorium veteriner. Pembukaan Kegiatan Acara dibuka secara resmi oleh MC Atikah Afifa, yang memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan interaktif. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Balai Veteriner Jayapura, Ibu drh. Cikal Farah Irian Jati Saweng, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini serta harapan agar materi yang diberikan dapat diimplementasikan secara optimal dalam kegiatan laboratorium sehari – hari. Materi Pelatihan Kalibrasi dan Uji Antara Sebagai narasumber, Bapak Mohamad Awaludin, S.Si., M.T.Pn., selaku pakar dari Labnesia, menyampaikan materi secara komprehensif dan aplikatif. Adapun pokok bahasan yang disampaikan meliputi: Konsep dasar dan pentingnya kalibrasi alat laboratorium dalam menjamin keakuratan hasil pengujian Uji antara (intermediate check) sebagai bagian dari pengendalian mutu peralatan Teknik evaluasi hasil kalibrasi untuk memastikan kesesuaian dengan standar dan persyaratan laboratorium Studi kasus dan contoh penerapan kalibrasi serta uji antara di lingkungan laboratorium veteriner Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai contoh praktis yang relevan dengan aktivitas laboratorium peserta. Antusiasme Peserta Selama Pelatihan Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti pemaparan materi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi terkait permasalahan kalibrasi dan evaluasi hasil kalibrasi yang sering ditemui di lapangan. Diskusi interaktif ini membuat pelatihan berjalan efektif dan memberikan nilai tambah bagi peserta. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman serta kemampuan dalam menerapkan kalibrasi, uji antara, dan evaluasi hasil kalibrasi secara tepat dan berkelanjutan di Balai Veteriner Jayapura. Tingkatkan Kompetensi Laboratorium Anda Bersama Labnesia Labnesia siap menjadi mitra terpercaya dalam penyelenggaraan pelatihan, in house training, dan pengembangan kompetensi laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan instansi Anda. Hubungi Labnesia sekarang untuk informasi lebih lanjut dan jadwalkan pelatihan terbaik bagi tim laboratorium Anda!
Bootcamp Batch 4 Membahas K3 Laboratorium Sebagai Penutup di Tahun 2025

Labnesia sukses menyelenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium Batch 4. Dengan tema “Beyond Compliance: Penerapan K3 Laboratorium Terintegrasi dalam Sistem Manajemen Mutu Laboratorium ISO/IEC 17025:2017”, kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 09.00 – 12.00 WIB. Bootcamp ini menjadi bootcamp penutup Labnesia sepanjang tahun 2025. Bootcamp Batch 4 ini diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari 18 instansi, meliputi perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan sektor industri. Tingginya partisipasi lintas sektor mencerminkan besarnya kebutuhan akan pemahaman penerapan K3 laboratorium yang terintegrasi dalam sistem manajemen mutu berbasis ISO/IEC 17025:2017. Acara dibuka dan dipandu oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah, yang mengawali rangkaian kegiatan dengan suasana komunikatif dan penuh semangat. Sejak awal kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Materi dan Narasumber Materi bootcamp disampaikan oleh Bapak Mulyono, S.T.P.. Beliau merupakan Manajer Mutu Laboratorium, Trainer, Konsultan Akreditasi, dan Pakar dari Labnesia. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan pondasi utama dalam menjaga keberlanjutan sistem manajemen mutu ISO/IEC 17025:2017. Pembahasan meliputi keterkaitan K3 dengan ISO/IEC 17025:2017. Di antaranya identifikasi bahaya dan risiko kerja di laboratorium, penyusunan kebijakan serta prosedur K3, penerapan kontrol operasional dan tanggap darurat, hingga audit internal terpadu. Materi disampaikan secara aplikatif dan relevan dengan kondisi nyata laboratorium pengujian dan kalibrasi. Antusiasme Peserta Sepanjang kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan melalui diskusi interaktif, sesi tanya jawab yang intens, serta berbagi pengalaman implementasi K3 di masing-masing instansi. Interaksi dua arah ini menjadikan bootcamp berjalan dinamis dan bernilai praktis bagi peserta. Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga akhir memperoleh E-Certificate setara 4 JP. Penutup Rangkaian Bootcamp Labnesia Tahun 2025 Sebagai bootcamp terakhir di tahun 2025, kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan Labnesia sepanjang tahun. Melalui bootcamp ini, Labnesia berharap peserta mampu menerapkan K3 laboratorium secara terintegrasi dan berkelanjutan dalam sistem manajemen mutu di institusi masing – masing. Ingin mengikuti bootcamp dan pelatihan laboratorium selanjutnya bersama Labnesia? Pantau informasi terbaru melalui website dan media sosial resmi Labnesia atau hubungi kami. Serta daftarkan diri Anda pada program pelatihan berikutnya untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing laboratorium Anda.
Labnesia Bersama UPT Pengujian ESDM Jawa Timur Selenggarakan In House Training Manajemen Risiko & Kaji Ulang Manajemen

Surabaya, 15 – 16 Desember 2025 – Labnesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi laboratorium melalui kegiatan In House Training (IHT) bersama UPT Pengujian ESDM Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan secara onsite selama dua hari. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan personel laboratorium UPT Pengujian ESDM Jawa Timur. Pelatihan resmi dibuka dengan penuh khidmat oleh MC Endang Setyowati. Rangkaian acara dipandu dengan suasana komunikatif dan antusias. Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Ibu Putri Setianingsih, S.H., M.H. selaku Kepala UPT Pengujian ESDM Provinsi Jawa Timur. Beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap penguatan sistem manajemen laboratorium. Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang terjalin, pada rangkaian awal kegiatan juga dilakukan pemberian kenang – kenangan. Yakni dari pihak Labnesia kepada UPT Pengujian ESDM Provinsi Jawa Timur, serta kepada Narasumber. Penutup kegiatan di hari kedua nantinya ditutup dengan sambutan dari Bapak Darmanto, S.Sos., selaku Kepala Subbagian Tata Usaha UPT Pengujian ESDM. Beliau menekankan pentingnya keberlanjutan implementasi hasil pelatihan dalam aktivitas operasional laboratorium. Hari Pertama: Pendalaman Manajemen Risiko Laboratorium Pada hari pertama, pelatihan difokuskan pada materi Manajemen Risiko, yang merupakan elemen krusial dalam penerapan sistem manajemen mutu laboratorium. Materi disampaikan secara komprehensif oleh Bapak Chandra Pribadi, S.T., selaku narasumber dari Labnesia. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif melalui diskusi, studi kasus, serta sesi tanya jawab yang interaktif. Untuk meningkatkan pemahaman, kegiatan juga diselingi dengan sesi games edukatif. Yakni melalui kuis terkait materi yang telah disampaikan, sehingga suasana pelatihan berlangsung dinamis dan partisipatif. Hari Kedua: Kaji Ulang Manajemen dan Lab Tour Memasuki hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan pembahasan Kaji Ulang Manajemen, yang menjadi elemen krusial dalam evaluasi kinerja dan peningkatan berkelanjutan laboratorium. Materi kembali dipaparkan oleh Bapak Chandra Pribadi, S.T.. Beliau menyampaikan melalui pendekatan aplikatif yang disesuaikan dengan kondisi laboratorium UPT Pengujian ESDM Jawa Timur. Kegiatan hari kedua semakin lengkap dengan adanya visit lab tour, di mana peserta bersama narasumber melakukan peninjauan langsung ke laboratorium. Dalam sesi ini, Pak Chandra turut memberikan masukan dan saran konstruktif terkait praktik pengujian, pengelolaan risiko, serta peluang peningkatan sistem manajemen laboratorium. Peserta kembali menunjukkan antusiasme tinggi melalui diskusi langsung di area laboratorium. Bentuk Kolaborasi Labnesia dan UPT Pengujian ESDM Jawa Timur Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan pemberian kenang – kenangan dari UPT Pengujian ESDM Provinsi Jawa Timur kepada Narasumber dan Labnesia, sebagai simbol apresiasi atas transfer pengetahuan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik Pemberian Hadiah dari Labnesia Kepada Peserta Komitmen Labnesia untuk Peningkatan Mutu Laboratorium Melalui kegiatan In House Training ini, Labnesia berharap dapat terus menjadi mitra strategis bagi laboratorium di Indonesia dalam meningkatkan kompetensi SDM, efektivitas sistem manajemen, serta kesiapan menghadapi tuntutan standar mutu laboratorium. Ingin menyelenggarakan In House Training atau pelatihan laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan instansi Anda? Hubungi kami untuk informasi pelatihan terkait laboratorium Anda!
Pelatihan Kalibrasi Peralatan Sanitarian Kit bersama Lab Kesehatan Masyarakat Papua: Wujud Peningkatan Kompetensi SDM Laboratorium
Labnesia kembali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kalibrasi Peralatan Sanitarian Kit yang meliputi TDS Meter, Inkubator Portable, pH Meter, dan Fotometer. Bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Lab Kesmas) Papua, kegiatan dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting pada Rabu, 22 Oktober 2025 pukul 09.00 – 16.00 WIT. Lebih lanjut, kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari Lab Kesmas Papua. Acara dibuka oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi utama bersama narasumber Bapak Mohamad Awaludin, S.Si, M.T.Pn., selaku pakar kalibrasi dan instruktur profesional dari Labnesia. Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Kalibrasi Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta dalam prosedur kalibrasi peralatan laboratorium sanitarian, termasuk cara memastikan hasil pengukuran yang akurat, reliabel, dan sesuai standar. Materi disampaikan secara interaktif dengan kombinasi penjelasan teknis, studi kasus, serta sesi tanya jawab mendalam terkait penerapan kalibrasi di lapangan. Antusiasme Tinggi dari Peserta Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Diskusi berlangsung aktif, terutama saat membahas permasalahan kalibrasi yang sering ditemui di laboratorium kesehatan masyarakat. Perwakilan dari Lab Kesehatan Masyarakat Papua juga menyampaikan apresiasi kepada Labnesia atas pelaksanaan pelatihan ini dan berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan langsung dalam kegiatan operasional laboratorium, guna mendukung mutu hasil pengujian serta meningkatkan keandalan data laboratorium. Komitmen Labnesia dalam Peningkatan Kompetensi Laboratorium Melalui kegiatan ini, Labnesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia laboratorium di Indonesia. Dengan pelatihan yang berfokus pada praktik dan standar internasional, Labnesia berupaya memastikan setiap laboratorium mampu beroperasi secara efisien, valid, dan terakreditasi sesuai pedoman ISO/IEC 17025:2017. Hubungi kami untuk informasi terkait pendampingan, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi. Bersama Labnesia menuju laboratorium unggul dan berstandar internasional.
