Pendampingan Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 UNILA Bersama Labnesia

Labnesia Dukung UNILA dalam Proses Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 Dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu pengujian serta kompetensi laboratorium, Labnesia kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan Pendampingan Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 bersama Universitas Lampung (UNILA). Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap pada 22 Januari, 30 Januari, 4 Februari, dan 6 Februari. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan sistem manajemen laboratorium di lingkungan UNILA tetap sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2017, sekaligus meningkatkan kesiapan laboratorium dalam menghadapi proses re-akreditasi oleh lembaga akreditasi. Pentingnya Re-Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 bagi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 merupakan standar internasional yang mengatur kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Re-akreditasi menjadi proses krusial untuk memastikan bahwa laboratorium: Tetap konsisten dalam penerapan sistem manajemen mutu Memenuhi persyaratan teknis dan manajerial terbaru Menjamin keabsahan dan ketertelusuran hasil pengujian Meningkatkan kepercayaan pengguna jasa laboratorium Melalui pendampingan ini, Labnesia membantu laboratorium UNILA dalam mengidentifikasi kesenjangan (gap analysis) serta menyusun strategi perbaikan yang berkelanjutan. Rangkaian Kegiatan Pendampingan Labnesia dan UNILA Pendampingan Re-Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 bersama UNILA dilaksanakan melalui beberapa tahapan terstruktur untuk memastikan kesiapan laboratorium secara menyeluruh. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut: 22 Januari: Meeting koordinasi awal sebagai tahap pembukaan pendampingan, membahas gambaran umum proses re-akreditasi ISO/IEC 17025:2017, kesiapan awal laboratorium, serta penyelarasan pemahaman antara tim laboratorium UNILA dan Labnesia. 30 Januari: Meeting koordinasi lanjutan yang berfokus pada pembahasan lingkup pengujian, kesesuaian ruang lingkup akreditasi, serta identifikasi dan pemetaan dokumen – dokumen yang perlu diunggah dalam proses re-akreditasi. 4 Februari: Pembahasan hasil Kajian Ulang Manajemen (KUM), evaluasi pelaksanaan audit internal, identifikasi temuan audit, serta penyusunan rencana dan tindakan perbaikan sebagai bagian dari peningkatan berkelanjutan sistem manajemen laboratorium. 6 Februari: Tahap akhir berupa finalisasi kesiapan re-akreditasi laboratorium, peninjauan keseluruhan pemenuhan persyaratan ISO/IEC 17025:2017, serta penyampaian rekomendasi strategis untuk peningkatan kinerja laboratorium secara berkelanjutan. Setiap tahapan pendampingan dirancang secara sistematis dan aplikatif guna mendukung keberhasilan proses re-akreditasi laboratorium UNILA sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Peran Labnesia dalam Pendampingan ISO/IEC 17025:2017 Sebagai mitra pendamping, Labnesia berperan aktif dalam: Memberikan bimbingan teknis berbasis praktik terbaik (best practice) Membantu penyusunan dan penyempurnaan dokumen sistem manajemen Meningkatkan pemahaman personel laboratorium terhadap klausul ISO/IEC 17025:2017 Menyiapkan laboratorium agar lebih siap dan percaya diri menghadapi proses asesmen Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen, tetapi juga pada penguatan kompetensi SDM laboratorium. Dampak dan Manfaat bagi Laboratorium UNILA Melalui kegiatan pendampingan ini, laboratorium di lingkungan UNILA diharapkan mampu: Mempertahankan status akreditasi ISO/IEC 17025:2017 Meningkatkan kualitas layanan pengujian dan kalibrasi Memperkuat daya saing laboratorium di tingkat nasional Mendukung tridharma perguruan tinggi melalui layanan laboratorium yang andal Komitmen Labnesia dalam Penguatan Laboratorium Kegiatan pendampingan re-akreditasi bersama UNILA ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Labnesia dalam mendukung penguatan laboratorium pendidikan, riset, dan industri di Indonesia. Bagi institusi yang membutuhkan pendampingan akreditasi atau re-akreditasi ISO/IEC 17025:2017, Labnesia siap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan mutu dan kompetensi laboratorium secara berkelanjutan. Hubungi kami untuk informasi lebih terkait pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan pendampingan laboratorium!

Laboratorium Sipil Terakreditasi: Siap Menjawab Tantangan Infrastuktur Masa Depan

Pada Sabtu, 19 Juli 2025, Labnesia menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Laboratorium Teknik Sipil Terakreditasi: Siap Menjawab Tantangan Infrastruktur Masa Depan yang Berkualitas” yang sukses menarik lebih dari 150 peserta dari berbagai latar belakang. Dengan tujuan utama untuk memperkuat pemahaman pentingnya akreditasi laboratorium teknik sipil dalam menjamin keamanan, ketahanan, dan keberhasilan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Tanpa proses uji yang kredibel dari laboratorium terakreditasi, proyek konstruksi berisiko mengalami kegagalan teknis yang berdampak besar terhadap kegagalan teknis dan keselamatan. Mendorong Standar Internasional dalam Dunia Konstruksi Dalam upaya mendorong penerapan standar internasional ISO/IEC 17025:2017, webinar ini mengajak para peserta untuk menyadari bahwa akreditasi laboratorium bukanlah sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi mutu, profesionalisme, dan kredibilitas teknis di dunia konstruksi. Melalui diskusi yang interaktif dan aplikatif, peserta diberi pemahaman bahwa laboratorium teknik sipil yang terakreditasi dapat diandalkan untuk menyediakan data uji yang sahih dan dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan teknis yang aman dan berkualitas dalam proyek-proyek infrastruktur. Narasumber Ahli Berbagi Wawasan Strategis Webinar kali ini menghadirkan dua narasumber kompeten dan inspiratif: Dr. Ir. Wahyu Purbowasito, M.Sc. Deputi Bidang Akreditasi BSN sekaligus Sekretaris Komite Akreditasi Nasional (KAN). Beliau menyampaikan kebijakan nasional dan peran strategis akreditasi laboratorium dalam pembangunan nasional, termasuk bagaimana regulasi saat ini mendorong laboratorium sipil untuk memenuhi standar global. Bapak Mulyono, S.T.P. Pakar ISO/IEC 17025 dari Labnesia. Dalam paparannya, beliau membagikan pengalaman teknis dan strategi praktis dalam proses akreditasi ISO/IEC 17025:2017 pada laboratorium teknik sipil: mulai dari persiapan dokumen, pelaksanaan sistem mutu, hingga audit dan tindak lanjutnya. Para peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai peran strategis laboratorium sipil dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional. Interaksi Aktif dan Diskusi Berkualitas Dengan dipandu oleh Moderator Endang Setyowati, webinar berlangung interaktif dan dinamis. Alur kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh energi meskipun dilaksanakan pada akhir pekan. Antusiasme peserta begitu tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi, seperti pertanyaan tekait: Tantangan implementasi ISO/IEC 17025:2017. Strategi peningkatan mutu layanan laboratorium. Peluang laboratorium sipil Indonesia di era globalisasi konstruksi. Bangun Laboratorium Sipil yang Tangguh dan Terakreditasi Webinar ini menjadi bagian dari komitmen Labnesia untuk terus memajukan dan memberdayakan laboratorium di seluruh Indonesia. Yakni melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Dengan harapan, semakin banyak laboratorium teknik sipil yang siap mengadopsi standar ISO/IEC 17025:2017 dan menjawab tantangan global dengan sistem mutu yang solid. Tingkatkan Mutu Laboratorium Sipil Anda Setelah mengikuti webinar ini, Anda mungkin tertarik untuk memperkuat laboratorium Anda menuju akreditasi dan pengakuan internasional. Labnesia siap mendampingi Anda melalui layanan: Pendampingan Akreditasi Laboratorium: Bimbingan menyeluruh dalam penerapan ISO/IEC 17025:2017: mulai dari gap analysis, dokumentasi, hingga audit pendahuluan. Pelatihan Profesional: Program pelatihan untuk tim teknis, manajemen mutu, dan auditor internal sesuai standar KAN dan ISO. Sertifikasi Personel: Program sertifikasi kompetensi seperti Lead Implementer dan Internal Auditor ISO/IEC 17025, untuk meningkatkan kapabilitas dan pengakuan profesional team Anda. Wujudkan Laboratorium Terakreditasi Bersama Labnesia Labnesia siap mendampingi setiap langkah laboratorium Anda menuju standar global dan pengakuan internasional. Tingkatkan kualitas, kredibilitas, dan kontribusi laboratorium teknik sipil Anda bersama kami. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan jadwalkan konsultasi dengan tim ahli Labnesia. Untuk info dan konsultasi lebih lanjut, kunjungi kami pada website dan hubungi kontak kami berikut. Bersama Labnesia, wujudkan laboratorium yang kredibel, terakreditasi, dan siap menjawab tantangan masa depan!

Bedah Strategi Gap Analysis: Labnesia Perkuat Langkah Menuju Akreditasi Laboratorium Internasional

Bedah Strategi Gap Analysis: Labnesia Perkuat Langkah Menuju Akreditasi Laboratorium Internasional

Bedah Strategi Gap Analysis: Labnesia Perkuat Langkah Menuju Akreditasi Laboratorium Internasional Jakarta, 20 Juni 2025 – Dalam rangka mempercepat transformasi mutu laboratorium pendidikan menuju akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017, Labnesia kembali mengukuhkan perannya sebagai mitra strategis melalui kegiatan Sharing Session bertema “Gap Analysis Laboratorium”. Acara ini dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring), serta diikuti oleh berbagai fakultas mitra dari bidang teknik, kesehatan, pertanian, dan sains terapan. Apa itu Gap Analysis Laboratorium dan Mengapa Penting? Gap analysis adalah proses identifikasi gap atau kesenjangan antara kondisi aktual laboratorium dengan persyaratan standar mutu yang dituju. Kegiatan ini bertujuan untuk: Menemukan area kritis dalam sistem manajemen laboratorium Merumuskan rencana perbaikan berdasarkan temuan terukur Menyusun strategi peningkatan kapasitas SDM dan infrastruktur mutu Menurut pemateri utama, Bapak Mulyono, S.T.P., pakar senior Labnesia di bidang sistem manajemen laboratorium, gap analysis bukan hanya alat teknis, tetapi juga fondasi strategis untuk memetakan arah menuju akreditasi: “Gap analysis adalah jembatan antara idealisme mutu dan realitas operasional. Ia membantu laboratorium menyusun peta jalan menuju akreditasi yang berkelanjutan,” jelas beliau. Kolaborasi Fakultas: Sinergi Menuju Laboratorium Unggul Diskusi interaktif dan studi kasus menjadi bagian utama kegiatan ini. Para peserta secara aktif membahas tantangan yang dihadapi di laboratorium masing-masing, mulai dari sistem dokumentasi, pelatihan SDM, hingga mekanisme audit internal. Antusiasme tinggi menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya sistem mutu laboratorium kian menguat. Labnesia Learning & Development Series: Komitmen Jangka Panjang untuk Mutu Kegiatan ini merupakan bagian dari program Labnesia Learning & Development Series, yang secara berkelanjutan membekali laboratorium di sektor pendidikan, pemerintahan, dan industri dengan keterampilan teknis dan manajerial berbasis standar internasional. Labnesia hadir sebagai mitra terpercaya dalam mendampingi: Gap analysis sistem mutu laboratorium Penyusunan dokumen mutu sesuai ISO/IEC 17025 Pendampingan akreditasi laboratorium dari awal hingga akhir Apakah Laboratorium Anda Sudah Siap Menuju Akreditasi ISO/IEC 17025:2017? 💡 Jangan tunggu sampai terlambat! Wujudkan laboratorium yang kredibel, akuntabel, dan diakui secara internasional bersama tim ahli dari Labnesia. 📞 Klik link berikut untuk konsultasi langsung via WhatsApp:👉 Hubungi Admin LSP Edukia Sekarang 🧪 Labnesia – Platform Pusat Layanan Laboratorium yang Handal dan Terpercaya.Dukung laboratorium Anda menjadi lebih unggul dan terakreditasi.

Labnesia Goes to Campus UMJ: Dorong Laboratorium Siap Akreditasi dan SDM Makin Kompeten

Labnesia Goes to Campus UMJ: Dorong Laboratorium Siap Akreditasi dan SDM Makin Kompeten

Labnesia Goes to Campus UMJ: Dorong Laboratorium Siap Akreditasi dan SDM Makin Kompeten Labnesia Goes to Campus UMJ: Dorong Laboratorium Siap Akreditasi dan SDM Makin Kompeten Dalam rangka memperkuat peran laboratorium pendidikan tinggi sebagai pilar utama mutu riset dan pembelajaran, Labnesia kembali hadir lewat program unggulan Labnesia Goes to Campus. Kali ini, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menjadi tuan rumah dalam kegiatan bertajuk “Peningkatan Kompetensi Personel dan Tata Kelola Laboratorium Berbasis ISO/IEC 17025:2017.” Transformasi Mutu Laboratorium Dimulai dari Sini Labnesia terus menegaskan komitmennya sebagai platform pusat layanan laboratorium yang terpercaya, mendampingi berbagai institusi—baik perguruan tinggi, lembaga pemerintah, maupun industri—untuk mewujudkan laboratorium yang unggul, profesional, dan terakreditasi. Melalui kegiatan Kuliah Praktisi yang edukatif dan aplikatif ini, Labnesia hadir tak hanya untuk berbagi ilmu, tetapi juga mendorong terciptanya SDM laboratorium yang siap menghadapi tantangan akreditasi ISO/IEC 17025:2017. Kolaborasi Strategis untuk Pendidikan Tinggi Berstandar Internasional Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi aktif mahasiswa Fakultas Teknik UMJ serta para kepala dan personel laboratorium. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh: Dr. Muhammad Hadi, M.Kep. – Wakil Rektor I UMJ, yang menegaskan pentingnya sinergi perguruan tinggi dengan mitra seperti Labnesia. Ir. Nurul Hidayati Fithriyah, S.T., M.Sc., Ph.D. – Wakil Dekan I Fakultas Teknik, yang menekankan urgensi penerapan standar internasional dalam laboratorium kampus. Kegiatan ini diperkaya dengan pemaparan dari Bapak Mulyono, S.T.P., pakar tata kelola laboratorium, yang membahas strategi implementatif dalam meningkatkan mutu SDM dan sistem manajemen laboratorium berbasis SNI ISO/IEC 17025:2017. Manfaat Langsung untuk Peserta Para peserta mendapatkan bekal ilmu dan pengalaman praktis, mulai dari: Prinsip-prinsip dasar tata kelola laboratorium sesuai ISO/IEC 17025 Strategi penguatan kompetensi personel laboratorium Tips dan langkah menuju akreditasi laboratorium yang efektif Lebih dari sekadar seminar, kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif untuk membangun budaya mutu yang kuat dan berkelanjutan. Labnesia Siap Hadir di Kampus Anda! Apakah kampus Anda sedang mempersiapkan laboratorium untuk akreditasi atau ingin meningkatkan kompetensi SDM laboratorium? ✨ Labnesia hadir sebagai mitra strategis untuk mengadakan: Kuliah Praktisi Workshop Standar Mutu Laboratorium Pendampingan Implementasi ISO/IEC 17025:2017 📲 Segera konsultasikan kebutuhan kampus Anda! Klik link berikut untuk berbicara langsung dengan tim kami:👉 Hubungi Admin via WhatsApp

Strategi Efektif Meningkatkan Kinerja Laboratorium: Kupas Tuntas Manajemen Peralatan ISO/IEC 17025:2017 di Bootcamp Labnesia

Strategi Efektif Meningkatkan Kinerja Laboratorium: Kupas Tuntas Manajemen Peralatan ISO/IEC 17025:2017 di Bootcamp Labnesia Apakah laboratorium Anda sudah siap menghadapi proses akreditasi dengan tata kelola peralatan yang profesional dan sesuai standar internasional? Labnesia sukses menyelenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium pada 12 Juni 2025, dengan fokus pada topik krusial: Manajemen Peralatan Laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017 Klausul 6.4. Acara ini menjadi momentum penting dalam menguatkan budaya mutu di berbagai laboratorium pengujian. Fokus pada Kunci Validitas Data: Pengelolaan Peralatan Uji Kinerja laboratorium tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat, tetapi juga oleh bagaimana peralatan tersebut dikelola, dikalibrasi, dan didokumentasikan dengan baik. Dalam bootcamp ini, 59 peserta dari berbagai sektor – perguruan tinggi, instansi pemerintah, hingga industri – mendapatkan pembekalan langsung dari praktisi ahli. Belajar Langsung dari Pakar Berpengalaman Dipandu oleh Bapak Mulyono, S.T.P., peserta dibimbing untuk memahami: Pemilihan alat yang sesuai kebutuhan pengujian Proses kalibrasi dan verifikasi yang berkelanjutan Strategi pemeliharaan preventif Tata kelola dokumen peralatan untuk audit dan akreditasi Sesi berjalan interaktif, praktis, dan aplikatif – menghubungkan teori dengan studi kasus nyata yang dihadapi laboratorium di lapangan. Bonus Eksklusif: Template Dokumen ISO/IEC 17025:2017 Peserta juga memperoleh template dokumen ISO/IEC 17025:2017 siap pakai, yang memudahkan laboratorium dalam menyusun atau memperbarui sistem dokumentasi sesuai standar internasional. Suara Peserta: “Materinya sangat aplikatif dan mudah dicerna. Studi kasusnya sesuai realitas laboratorium kami. Apalagi ditambah dengan games interaktif, suasana jadi menyenangkan dan tidak membosankan meski materinya teknis.” Kesimpulan: Tata Kelola Peralatan = Jaminan Kualitas dan Reputasi Melalui manajemen peralatan yang sesuai dengan standar ISO/IEC 17025:2017, laboratorium tidak hanya siap untuk akreditasi, tetapi juga mampu menjaga kualitas data, membangun kepercayaan, dan memperkuat daya saing secara berkelanjutan. Saatnya Upgrade Mutu Laboratorium Anda Bersama Labnesia! Kami menyediakan layanan: Pendampingan Implementasi ISO/IEC 17025:2017 Pelatihan Teknis & Manajemen Mutu Laboratorium Sertifikasi Kompetensi Personel Laboratorium Bangun laboratorium yang kompeten, kredibel, dan siap akreditasi bersama tim ahli Labnesia. Tertarik berdiskusi lebih lanjut atau butuh pendampingan profesional?Klik di sini untuk konsultasi langsung via WhatsApp.

Bootcamp Laboratorium 2025: Strategi Implementasi dan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017

Bootcamp Laboratorium 2025: Strategi Implementasi dan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017

Bootcamp Laboratorium 2025: Strategi Implementasi dan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 Apakah laboratorium Anda siap meningkatkan kualitas menuju standar internasional? Labnesia menghadirkan Bootcamp Laboratorium 2025, sebuah program pelatihan intensif untuk mengoptimalkan implementasi ISO/IEC 17025:2017 secara menyeluruh. Program ini dirancang khusus bagi laboratorium pengujian di lingkungan perguruan tinggi, instansi pemerintah, dan industri. Tentang Labnesia – Mitra Transformasi Laboratorium Anda Labnesia adalah platform layanan terpadu yang berfokus pada peningkatan kualitas laboratorium di lingkungan Perguruan Tinggi, Pemerintahan, dan Industri. Dengan pengalaman mendampingi ratusan institusi, kami hadir sebagai solusi profesional untuk mendukung pencapaian dan pemeliharaan akreditasi ISO/IEC 17025:2017. Apa Itu Bootcamp Optimasi Laboratorium? Program pelatihan ini terdiri dari 5 seri intensif yang dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan teknis tim laboratorium Anda dalam menerapkan setiap klausul krusial dari ISO/IEC 17025:2017. Setiap sesi difokuskan pada aspek penting yang sering menjadi tantangan saat proses akreditasi. Jadwal & Materi Bootcamp ISO/IEC 17025:2017 Manajemen SDM & Kompetensi Teknis (Klausul 6.2)🗓️ Rabu, 28 Mei 2025 Kondisi Fasilitas & Lingkungan Laboratorium (Klausul 6.3)🗓️ Kamis, 5 Juni 2025 Pengelolaan dan Kalibrasi Peralatan (Klausul 6.4)🗓️ Kamis, 12 Juni 2025 Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu (Klausul 8.2, 8.3, 8.4)🗓️ Kamis, 19 Juni 2025 Jaminan Kualitas Hasil Uji (Klausul 7.8)🗓️ Kamis, 26 Juni 2025 🕘 Pukul: 09.00 – 12.00 WIB💻 Media: Zoom Meeting (online) Fasilitas Eksklusif Peserta Materi pelatihan aplikatif dengan diskusi interaktif Template prosedur dan formulir sesuai klausul Dokumen ISO/IEC 17025:2017 versi editable E-Certificate senilai 24 Jam Pelajaran (JP) Akses ulang materi dalam bentuk rekaman terbatas Pendaftaran & Pembayaran Pendaftaran dilakukan melalui WhatsApp ke nomor 0821-7222-1567 (Endang)Rekening pembayaran:Bank MandiriNo. Rekening: 136-00-3302872-8a.n. PT EDUKASI GLOBAL CENDEKIA Bukti transfer dapat dikirimkan langsung ke WhatsApp kontak tersebut.Surat undangan resmi dapat diunduh disini. Mengapa Memilih Labnesia? Tim profesional dengan pengalaman mendalam dalam sistem mutu laboratorium Materi pelatihan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan akreditasi Akses jaringan nasional antar laboratorium untuk berbagi praktik terbaik Telah dipercaya oleh lebih dari 1.000 peserta di seluruh Indonesia Siap Hadapi Tantangan Akreditasi 2026? Jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk meningkatkan mutu dan daya saing laboratorium Anda secara strategis!Gabung bersama Labnesia sekarang juga dan wujudkan laboratorium yang unggul, kompeten, dan siap akreditasi! Hubungi Admin Labnesia Sekarang! Untuk informasi lebih lanjut, pendaftaran, atau kerja sama pelatihan, hubungi tim kami melalui WhatsApp di 0821-7222-1567 (Endang).Mari bertransformasi bersama Labnesia — Partner Strategis Menuju Laboratorium Unggul Berstandar ISO/IEC 17025!

Pentingnya Akreditasi ISO/IEC 17025 untuk Laboratorium Pascapanen: Kunci Keandalan dan Kepercayaan

Laboratorium pascapanen memiliki peran penting dalam memastikan kualitas serta keamanan produk pertanian sebelum sampai ke tangan konsumen. Untuk menjamin keakuratan dan keandalan hasil pengujian, laboratorium ini perlu menerapkan standar akreditasi ISO/IEC 17025. Berikut adalah beberapa alasan mengapa akreditasi ini sangat diperlukan: 1. Pengakuan Kompetensi di Tingkat Internasional ISO/IEC 17025 merupakan standar global yang mengatur persyaratan kompetensi bagi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Dengan memperoleh akreditasi ini, laboratorium menunjukkan kemampuannya dalam menghasilkan data yang valid dan konsisten. Hasil pengujian yang dilakukan secara internasional akan memudahkan perdagangan lintas negara dan mengurangi hambatan dalam distribusi produk pertanian. 2. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan Kepercayaan pelanggan terhadap laboratorium sangat bergantung pada kualitas hasil pengujian. Dengan menerapkan standar ISO/IEC 17025, laboratorium dapat memastikan bahwa metode pengujian, peralatan, dan tenaga kerja yang digunakan memenuhi persyaratan mutu yang ketat. Hal ini memberikan jaminan kepada pelanggan bahwa produk yang diuji telah memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan. 3. Akreditasi Meningkatkan Efisiensi Operasional Penerapan ISO/IEC 17025 membantu laboratorium dalam mengelola sistem manajemen mutu yang lebih baik. Standar ini mencakup dokumentasi prosedur, kalibrasi peralatan, serta pelatihan personel secara berkala. Dengan sistem yang lebih terstruktur, laboratorium dapat meminimalkan kesalahan, meningkatkan efisiensi kerja, dan mengurangi biaya operasional. 4. Memenuhi Regulasi dan Standar Nasional Di Indonesia, ISO/IEC 17025 telah diadopsi sebagai SNI ISO 17025 oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN). Dengan memperoleh akreditasi ini, laboratorium dapat menunjukan kepatuhannya terhadap regulasi yang berlaku, sehingga memenuhi persyaratan hukum dan standar nasional yang ditetapkan. 5. Akreditasi ISO/IEC 17025 Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia Akreditasi ISO/IEC 17025 juga berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja di laboratorium. Melalui pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan, staf laboratorium dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam melakukan pengujian dengan tingkat akurasi dan presisi yang tinggi. Hal ini berdampak positif pada kualitas layanan yang diberikan oleh laboratorium. Dengan berorientasi pada akreditasi ISO/IEC 17025, laboratorium pascapanen dapat memastikan bahwa mereka memenuhi standar internasional dalam setiap aspek operasionalnya. Akreditasi tidak hanya meningkatkan keandalan hasil pengujian, tetapi juga memperkuat daya saing laboratorium dalam pasar global yang semakin kompetitif. Bersama Labnesia menuju laboratorium dengan standar internasional. Hubungi kami untuk info selengkapnya.

Perbedaan ISO 17025 dan ISO 9001: Standar Manajemen Mutu dan Kompetensi Laboratorium

ISO 17025 dan ISO 9001 merupakan dua standar internasional yang sering diterapkan dalam sistem manajemen mutu. Meskipun keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi organisasi, masing-masing memiliki fokus yang berbeda. Artikel ini akan membahas perbedaan utama antara ISO 17025 dan ISO 9001 serta penerapannya dalam berbagai industri. 1. Definisi dan Fokus Standar Manajemen Mutu ISO 17025 adalah standar yang menetapkan persyaratan untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Standar ini memastikan bahwa laboratorium menghasilkan data yang akurat, dapat dipercaya, dan memenuhi regulasi yang berlaku. ISO 9001 adalah standar manajemen mutu yang lebih umum. Standar ini dapat diterapkan pada berbagai jenis organisasi dan bertujuan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui perbaikan proses yang berkelanjutan. 2. Ruang Lingkup dan Penerapan ISO 17025 dirancang khusus untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi, mencakup persyaratan teknis serta sistem manajemen mutu guna memastikan hasil pengujian yang dapat diandalkan. ISO 9001 memiliki cakupan lebih luas dan dapat diterapkan ke berbagai industri, termasuk manufaktur, jasa, dan sektor pemerintah. 3. Persyaratan Utama Standar Manajemen Mutu ISO 17025 mengharuskan laboratorium memiliki tenaga kerja yang kompeten, peralatan yang dikalibrasi dengan baik, metode pengujian yang tervalidasi, serta sistem dokumentasi yang memenuhi standar ilmiah. ISO 9001 lebih menekankan pada pengelolaan proses, peningkatan kepuasan pelanggan, serta perbaikan yang berkelanjutan melalui pendekatan berbasis risiko dan pengendalian mutu. 4. Akreditasi dan Sertifikasi ISO 17025 berfokus pada akreditasi laboratorium oleh badan akreditasi yang secara internasional. Akreditas ini menegaskan bahwa laboratorium memiliki kompetensi teknis yang sesuai dengan standar global. ISO 9001 memberikan sertifikasi bagi organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu sesuai dengan standar ini. Sertifikasi ini meningkatkan kredibilitas organisasi dan daya saing di pasar global. 5. Manfaat bagi Organisasi ISO 17025 meningkatkan kredibilitas laboratorium, mempermudah pengakuan internasional, serta mengoptimalkan efisiensi dan ketertelusuran data laboratorium. ISO 9001 membantu organisasi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, menyempurnakan proses bisnis, serta memastikan keberlanjutan operasional dengan pendekatan berbasis mutu. Kesimpulan Walaupun ISO 17025 dan ISO 9001 memiliki tujuan yang sama dengan peningkatan mutu, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam penerapannya. ISO 17025 lebih spesifik untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi, sementara ISO 9001 memiliki cakupan yang lebih luas dan dapat diterapkan di berbagai industri. Pemilihan standar manajemen mutu yang tepat bergantung pada kebutuhan organisasi serta tujuan yang ingin dicapai dalam sistem manajemen mutu. Pelajari perbedaan kedua standar ini untuk meningkatkan kualitas laboratorium Anda. Kunjungi website Labnesia atau hubungi kami untuk informasi selengkapnya.

ISO/IEC 17025:2017 – Standar Internasional untuk Kompetensi Laboratorium

ISO 17025 adalah standar global yang menetapkan persyaratan bagi laboratorium pengujian dan kalibrasi agar dapat beroperasi dengan kompetensi yang tinggi. Standar ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari manajemen mutu, prosedur teknis, hingga laboratorium dapat memastikan bahwa data yang dihasilkan valid, terpercaya, dan sesuai dengan standar manajemen internasional. Keuntungan Menerapkan ISO 17025 1. Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan Laboratorium yang menerapkan standar ini menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan akurasi hasil pengujian serta kalibrasi. Dengan begitu, kepercayaan dari pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya semakin meningkat. 2. ISO 17025 untuk Pengakuan di Tingkat Internasional Sertifikasi ini memberikan pengakuan global bagi laboratorium, membuka peluang untuk menjamin kerja sama lintas negara, serta memperluas jangkauan bisnis di pasar internasional. 3. Efisiensi Operasional yang Lebih Baik Standar ini membantu laboratorium mengadopsi praktik terbaik dalam operasional mereka, mengurangi kemungkinan kesalahan, meningkatkan efisiensi, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia. 4. Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi Dengan mengikuti persyaratan yang ditetapkan dalam ISO 17025, laboratorium dapat memastikan bahwa mereka mematuhi regulasi dan hukum yang berlaku, sehingga dapat menghindari sanksi serta meningkatkan kepercayaan dari pihak regulator Langkah-langkah Mencapai Akreditasi ISO 17025 1. Melakukan Analisis Kesenjangan Laboratorium perlu mengevaluasi sistem yang ada untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki agar sesuai dengan standar ISO 17025. 2. Menerapkan Sistem Manajemen Mutu Pengembangan kebijakan, prosedur, serta dokumentasi yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan standar sangat penting dalam proses implementasi. 3. Memberikan Pelatihan kepada Personel Seluruh staf laboratorium harus memahami dan kompeten dalam menjalankan sistem manajemen mutu yang diterapkan, sehingga mereka dapat berkontribusi secara maksimal. 4. Melakukan Audit Internal Audit internal diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem manajemen mutu dan memastikan kepatuhan terhadap persyaratan standar. 5. Mengambil Tindakan Korektif Jika ditemukan ketidaksesuaian dalam audit internal, laboratorium harus segera melakukan perbaikan untuk memastikan bahwa semua proses telah berjalan sesuai dengan standar yang berlaku. 6. Mengajukan Akreditasi ISO 17025 ke Badan Terkait Laboratorium dapat mengajukan permohonan akreditasi ke badan sertifikasi resmi dan bersiap untuk melalui proses penilaian eksternal. Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, laboratorium dapat meraih akreditasi ISO 17025, memastikan kompetensi yang tinggi, dan membangun kepercayaan terhadap hasil pengujian serta kalibrasi yang dilakukan. Menerapkan standar ini bukan hanya meningkatkan kualitas laboratorium, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif di dunia industri dan penelitian. Labnesia siap membantu, hubungi kami untuk info selengkapnya.

Standar Akreditasi Laboratorium Medis vs ISO 17025: Perbedaan, Fungsi, dan Manfaatnya

Dalam dunia laboratorium, standar akreditasi berperan penting dalam menjamin kualitas dan keakuratan hasil pengujian. Dua standar internasional yang sering digunakan sebagai acuan adalah ISO 15189 dan ISO/IEC 17025. Meskipun keduanya berhubungan dengan laboratorium, ada perbedaan mendasar yang membedakan fungsi dan penerapannya. ISO 15189: Standar untuk Laboratorium Medis Akreditasi ISO 15189 adalah standar internasional yang dirancang khusus untuk laboratorium medis. Standar ini menggabungkan sistem manajemen mutu dengan kompetensi teknis yang relevan dengan pelayanan laboratorium klinis. Tujuan utama standar ini adalah memastikan bahwa laboratorium medis tidak hanya menghasilkan hasil yang akurat, tetapi juga memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan pasien serta tenaga medis lainnya. Akreditasi ISO/IEC 17025: Standar untuk Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi Sebaliknya, ISO/IEC 17025 mencakup persyaratan umum untuk laboratorium yang melakukan pengujian dan kalibrasi. Standar ini berlaku untuk berbagai laboratorium, termasuk yang bergerak di bidang industri, penelitian, dan manufaktur. Fokus utama dari ISO/IEC 17025 adalah memastikan keabsahan data laboratorium dengan menerapkan prosedur teknis yang ketat, termasuk validasi metode dan ketertelusuran pengukuran. Perbedaan Utama antara ISO 15189 dan ISO/IEC 17025 1. Ruang Lingkup dan Penerapan ISO 15189: Dikhususkan untuk laboratorium medis yang melakukan pengujian klinik dan diagnostik pasien. ISO/IEC 17025: Berlaku untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi di berbagai sektor, seperti industri dan penelitian. 2. Fokus Standar ISO 15189: Mengutamakan kualitas layanan laboratorium medis, termasuk kepuasan pasien dan keterkaitan dengan sistem perawatan kesehatan. ISO/IEC 17025: Menitikberatkan pada validasi teknis dan keandalan hasil pengujian serta kalibrasi. 3. Persyaratan Manajemen Mutu ISO 15189: Memadukan elemen ISO 9001 dengan ketentuan spesifik untuk laboratorium medis. ISO/IEC 17025: Meskipun memiliki aspek manajemen mutu, standar ini lebih fokus pada keakuratan data dan metode pengujian. Pemilihan standar yang tepat tergantung pada jenis laboratorium dan layanan yang diberikan. Jika laboratorium berfokus pada pengujian klinis dan diagnosis pasien, ISO 15189 adalah standar yang paling sesuai. Namun, untuk laboratorium yang bergerak di bidang pengujian dan kalibrasi di sektor industri atau penelitian, ISO/IEC 17025 lebih relevan. Memahami perbedaan antara kedua standar ini akan membantu laboratorium dalam memenuhi regulasi dan meningkatkan kredibilitas layanan mereka. Bersama Labnesia sebagai solusi untuk permasalahan Perguruan Tinggi Anda. Hubungi kami untuk info selanjutnya.