Bootcamp SNI ISO/IEC 17025:2017 Seri 3 Bahas Manajemen Peralatan Laboratorium

Labnesia kembali menggelar Bootcamp Standar Laboratorium Batch I Seri 3 dengan fokus pada Klausul 6.4 : Manajemen Peralatan SNI ISO/IEC 17025:2017. Kegiatan ini menjadi salah satuu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan laboratorium sesuai standar internasional. Bootcamp ini dilaksanakan pada Senin, 16 Maret secara online dan diikuti oleh 72 peserta dari 26 instansi, yang terdiri dari peguruan tiggi, sektor swasta, serta instansi pemerintah. Kegiatan ini dibuka oleh MC Atikah yang memandu jalannya acara dengan profesional dan interaktif sejak awal hingga sesi akhir. Sebagai narasumber, hadir Bapak Mohamad Awaludin, S.Si., M.T.Pn., seorang Trainer ISO/IEC 17025:2017. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara detail implemenasi manajemen peralatan yang efektif dan sesuai standar ISO. Apa itu Bootcamp Manajemen Peralatan SNI ISO/IEC 17025:2017? Bootcamp ini merupakan program pelatihan intensif yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait manajemen peralatan laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017, khususnya pada Klausul 6.4. Peserta mendapatkan materi mulai dari: Pengantar manajemen peralatan dalam sistem mutu laboratorium Interpretasi Klausul 6.4 Identifikasi kebutuhan dan seleksi peralatan Strategi pemeliharaan, kalibrasi, dan perbaikan Pemantauan kinerja peralatan Studi kasus dan best practices implementasi Antusiasme Tinggi dari Peserta Bootcamp Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif: Mengajukan pertanyaan kritis Berdiskusi terkait studi kasus nyata Berbagi pengalaman implementasi di masing-masing instansi Interaksi yang dinamis ini menunjukkan bahwa topik manajemen peralatan laboratorium menjadi kebutuhan penting dalam mendukung akreditasi dan peningkatan mutu laboratorium di Indonesia. Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Laboratorium Melalui penyelenggaraan bootcamp ini, Labnesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kompetensi laboratorium di Indonesia. Tidak hanya melalui pelatihan, Labnesia juga menghadirkan program pendampingan dan edukasi berkelanjutan guna membantu instansi mencapai standar SNI ISO/IEC 17025:2017 secara optimal. Hubungi kami untuk informasi terkait pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi kompetensi!

Bootcamp ISO/IEC 17025:2017 Seri 2 Bahas Tuntas Klausul 6.3 Manajemen Fasilitas dan Lingkungan Laboratorium

Dalam upaya meningkatkan kompetesi dan pemahaman praktisi laboratorium terhadap standar mutu, Labnesia kembali menyelenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium Batch I Seri 2 yang dilaksanakan secara online. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaan program edukatif yang berfokus pada implementasi SNI ISO/IEC 17025:2017 di berbagai sektor. Bootcamp ini diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang, mulai dari instansi perguruan tinggi, perusahaan swasta, hingga lembaga pemerintah. Kehadiran peserta lintas sektor ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan pemahaman standar laboratorium yang terintegrasi dan sesuai regulasi. Acara dibuka secara resmi oleh MC Atikah, yang memandu jalannya kegiatan dengan komunikatif dan interaktif, sehingga menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif bagi seluruh peserta. Pembahasan Komprehensif Klausul 6.3 ISO/IEC 17025:2017 Fokus utama seri kedua adalah Klausul 6.3: Manajemen Kondisi Fasilitas dan Lingkungan, yang merupakan salah satu aspek krusial dalam menjamin validitas hasil pengujian dan kalibrasi laboratorium. Materi disampaikan oleh narasumber berpengalaman, yaitu Ibu Nova Shintia Bokau, S.Si., seorang Trainer ISO/IEC 17025:2017 sekaligus Pakar Labnesia. Materi disampaikan dengan pendekatan yang sistematis dan aplikatid, narasumber membahas berbagai poin penting antara lain: Konsep dasar serta tujuan penerapan Klausul 6.3 Pentingnya pengendalian dan pemantauan kondisi fasilitas laboratorium Persyaratan teknis sesuai standar ISO/IEC 17025:2017 Strategi implementasi di lingkungan laboratorium Pengelolaan kondisi lingkungan untuk kegiatan pengujian, termasuk di luar fasilitas permanen Penyusunan dokumen, prosedur, dan rekaman yang sesuai standar Penyampaian materi juga dilengkapi dengan studi kasus serta contoh implementasi nyata, sehingga memudahka peserta dalam memahami penerapan di instansi masing-masing. Antusiasme Peserta dan Diskusi yang Aktif Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi, khususnya pada sesi diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan dan studi kasus disampaikan, mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi dalam implementasi standar di lapangan. Diskusi berjalan dinamis dengan topik yang beragam, seperti pengendalian suhu dan kelembaban, validasi kondisi lingkungan, hingga penyusunan dokumen pendukung yang sesuai klausul. Hal ini menunjukkan bahwa bootcamp tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga wadah berbagi pengalaman antar praktisi laboratorium dari berbagai sektor. Komitmen Labnesia dalam Mendukung Standar Mutu Laboratorium Sebagai penyelenggara, Labnesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas laboratorium di Indonesia. Melalui program bootcam, pelatihan intensif, serta pendampingan implementasi standar, Labnesia berupaya membantu institusi dalam memenuhi perysaratan ISO/IEC 17025:2017 secara efektif dan berkelanjutan. Hubungi kami untuk solusi laboratorium Anda!

Labnesia Gelar In House Training Bersama Balai K3 Medan

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manuasia di bidang laboratorium. Labnesia kembali menyelenggarakan kegiatan in house training Auditor Internal ISO/IEC 17025:2017 bersama Balai K3 Medan yang dilaksanakan secara onsite pada tanggal 5-6 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari Balai K3 Medan. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Labnesia dan instansi pemerintah dalam meningkatkan pemahaman serta penerapan standar laboratorium yang baik, khususnya dalam mendukung kegiatan pengujian yang berkualitas dan sesuai standar. Pembukaan Kegiatan Pelatihan Kegiatan pelatihan dipandu oleh MC Endang Setyowati yang memandu jalannya acara pembukaan secara singkat dan tertib. Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Ibu dr. Sanri Yuliandari, M.Kes. selaku Kepala Balai K3 Medan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi serta pemahaman para peserta dalam menjalankan kegiatan laboratorium sesuai dengan standar yang berlaku. Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin, Labnesia turut memberikan kenang-kenangan kepada Balai K3 Medan sebagai simbol penghargaan dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Labnesia dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pelatihan kemudian ditutup kembali oleh Ibu dr. Santi Yuliandari, M.Kes., dengan harapan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan dalam kegiatan laboratorium di Balai K3 Medan. Penyampaian Materi oleh Pakar Labnesia Kegiatan pelatihan menghadirkan Bapak Mulyono, S.T.P., selaku Pakar Labnesia, yang menyampaikan materi secara komprehensi terkait penerapan standar laboratorium serta praktik terbaik dalam pengelolaan laboratorium. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, di mana pada hari pertama peserta mendapatkan pemaparan materi terkait konsep, persyaratan, serta implementasi standar laboratorium. Sementara itu, pada hari kedua kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik terkait Auditor Internal ISO/IEC 17025:2017, sehingga peserta dapat memahami proses audit internal laboratorium secara aplikatif. Selama pelaksanaan pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam berdiskusi, mengajukan pertanyaan serta pengalaman terkait penerapa standar laboratorium di instansi masing-masing. Suasana pelatihan yang interaktif membuat peserta dapat memahami materi dengan lebih baik serta memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan laboratorium sehari-hari. Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Kompetensi Laboratorium Melalui kegiatan in house training ini, Labnesia berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium di berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. Labnesia juga menyediakan berbagai layanan pengembangan laboratorium seperti pelatihan teknis, pendampingan laboratorium, konsultas standar laboratorium, hingga gap analysis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi. Ingin Mengadakan In House Training di Instansi Anda? Bagi instansi atau laboratorium yang ingin menyelenggarakan in house training bersama Labnesia, kegiatan dapat dilaksanakan secara online maupun onsite sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pelatihan dan layanan Labnesia, silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi detail serta konsultasi kebutuhan pelatihan di instansi Anda.

Labnesia Hadirkan Layanan Free Gap Analysis dan Audiensi Laboratorium untuk Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Laboratorium

Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas dan standar pengelolaan laboratorium di Indonesia, Labnesia menghadirkan salah satu layanan unggulan berupa Free Gap Analysis dan Audiensi Laboratorium. Layanan ini dirancang untuk membantu laboratorium dalam mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara kondisi yang ada dengan standar atau regulasi yang seharusnya dipenuhi. Melalui layanan ini, laboratorium dapat memperoleh gambaran awal mengenai aspek-aspek yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan, baik dari sisi manajemen, teknis operasional, maupun penerapan standar mutu laboratorium. Apa Itu Free Gap Analysis Laboratorium? Free Gap Analysis merupakan proses analisis awal yang dilakukan untuk mengevaluasi kondisi laboratorium saat ini dibandingkan dengan standar atau persyaratan yang berlaku, seperti sistem manajemen mutu, kompetensi mutu, kompetensi personel, maupun kesiapan menuju akreditasi atau sertifikasi. Adanya gap analysis maka laboratorium dapat mengetahui: Kesesuaian sistem manajemen yang telah diterapkan Kesiapan laboratorium dalam menghadapi audit atau akreditasi Area yang masih memerlukan perbaikan atau pengembangan Strategi peningkatan kualitas laboratorium secara berkelanjutan Hasil dari analisis ini dapat menjadi dasar bagi laboratorium untuk menyusun langkah perbaikan yang lebih terarah dan efektif. Audiensi Laboratorium Bersama Tim Labnesia Selain melakukan analisis awal, Labnesia juga menyediakan audiensi atau sesi diskusi langsung dengan tim ahli yang berpengalaman di bidang pengelolaan dan pengembangan laboratorium. Dalam sesi audiensi ini, laboratorium dapat: Mengonsultasikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam operasional laboratorium Mendiskusikan strategi peningkatan standar laboratorium Mendapatkan rekomendasi solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing laboratorium Menggali peluang pengembangan kompetensi sumber daya manusia laboratorium Pendekatan ini memungkinkan laboratorium memperoleh masukan yang lebih komprehensi dan aplikatif. Fleksibel : Dapat Dilakukan Secara Online maupun Offline Untuk memberikan kemudahan bagi berbagai laboratorium di berbagai daerah, layanan Free Gap Analysis dan Audiensi Laboratorium dapat dilakukan secara: Online, melalui pertemuan virtual Offline, dengan kunjungan langsung ke laboratorium Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Laboratorium Melalui layanan ini, Labnesia berkomitmen untuk menjadi strategis bagi laboratorium dalam meningkatkan kualitas, kompetensi, dan kesiapan menghadapi berbagai standar maupun regulasi yang berlaku. Dengan adanya Free Gap Analysis dan Audiensi Laboratorium, diharapkan laboratorium dapat memperoleh panduan awal yang tepat dalam melakukan pengembangan sistem, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat daya saing laboratorium di tingkat nasional maupun internasional. Bagi laboratorium yang ingin mengetahui kondisi dan kesiapan sistem yang dimiliki saat ini, layanan ini dapat menjadi langkah awal yang efektif sebelum melangkah ke tahap pengembangan atau implementasi standar yang lebih lanjut. Hubungi kami untuk informasi selanjutnya!

Labnesia Kembali Gelar Bootcamp Standar Laboratorium Sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang laboratorium, Labnesia kembali menyelenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan untuk mendukung peningkatan pemahaman praktisi laboratorium terhadap implementasi standar mutu laboratorium secara lebih praktis dan aplikatif. Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan Bootcamp Standar Laboratorium Batch I Seri 1 mengangkat topik “Klausul 6.2 – Manajemen SDM dan Pemantauan Kompetensi Personel berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 04 Maret 2026 secara online melalui Zoom Meeting. Bootcamp ini diikuti oleh 65 peserta yang berasal dari 30 instansi, terdiri dari perguruan tinggi, instansi pemerintah, serta perusahaan swasra yang memiliki laboratorium pengujian maupun kegiatan terkait pengelolaan laboratorium. Membahas Manajamen SDM dalam ISO/IEC 1702:2017 Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai implementasi Klausul 6.2 dalam SNI ISO/IEC 17025:2017 yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia di laboratorium. Pembahasan tersebut menekankan pentingan kompetensi personel laboratorium dalam memastikan kegiatan pengujian dan operasional laboratorium berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Selain itu, peserta juga memperoleh gambaran mengenai bagaiman laboratorium dapat memastikan bahwa setiap personel memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Topik ini menjadi sangat penting karena kualitas hasil pengujian laboratorium sangat dipengaruhi oleh kompetensi personel yang menjalankan kegiatan tersebut. Narasumber Berpengalaman di Bidang Standar Laboratorium Bootcamp ini menghadirkan Anik Ekawati, S.Si., sebagai pemateri utama. Beliau merupakan Trainer ISO/IEC 17025:2017 yang telah berpengalaman. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting terkait penerapan manajemen kompetensi personel di laboratorium serta membagikan pengalaman praktis yang dapat diterapkan oleh peserta yang di tempat kerja masing-masing. Penyampaian dilakukan dengan pendekatan yang aplikatif, sehingga mampu memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai penerapan standar SNI ISO/IEC 17025:2017 dalam pengelolaan sumber daya manusia di laboratorium. Antusiasme Peserta dari Berbagai Instansi Kegiatan bootcamp ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para peserta. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti pemaparan materi serta berpastisipasi dalam sesia diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh peserta terkait penerapan manajemen kompetensi personel di laboratorium masing-masing. Diskusi yang interaktif ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan baru sekaligus solusi terhadap tantangan yang dihadapi dalam implementasi standar laboratorium Kegiatan bootcamp ini dipandu oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah yang memandu jalannya acara sejak pembukaan hingga sesi diskusi. Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Kompetensi Laboratorium Melalui penyelenggaraan Bootcamp Standar Laboratorium ini, Labnesia berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan kompetensi para praktisi laboratorium di Indonesia. Meningkatkan pemahaman terhadap standar SNI ISO/IEC 17025:2017, diharapkan laboratorium dapat mengelola sistem manajemen mutu secara lebih baik sehingga mampu menghasilkan data pengujian yang akurat, valid, dan dapat dipercaya. Program bootcamp ini juga menjadi salah satu sarana bagi para profesional laboratorium untuk belajar, berdiskusi, serta memperluas jejaring dengan praktisi dari berbagai instansi. Ikuti Program Bootcamp Labnesia Selanjutnya! Labnesia akan terus menghadirkan berbagai program edukasi dan pelatihan terkait standar laboratorium, sistem manajemen mutu, serta pengembangan kompetensi profesional di bidang laboratorium. Bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti kegiatan serupa, informasi mengenai program pelatihan dan bootcamp berikutnya dapat diakses disini. Butuh informasi terkait pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan laboratorium? Hubungi kami untuk informasi selengkapnya!

Pendampingan Laboratorium UINSA: Fokus Penyusunan Dokumen untuk Penguatan Sistem Manajemen

Dalam upaya meningkatkan mutu laboratorium, kegiatan Pendampingan Penyusunan Dokumen Laboratorium bersama UINSA sukses dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan secara online. Pendampingan dipandu langsung oleh Bapak Mulyono, S.T.P., pakar Labnesia. Ia berpengalaman dalam implementasi sistem manajemen laboratorium berbasis standar mutu. Program ini menjadi langkah strategis bagi laboratorium di lingkungan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Tujuannya adalah memperkuat sistem dokumentasi sebagai fondasi utama tata kelola laboratorium yang profesional dan terstandar. Pentingnya Penyusunan Dokumen dalam Sistem Manajemen Laboratorium Dokumen yang tersusun dengan baik akan: Menjamin konsistensi proses operasional laboratorium Mempermudah proses audit internal maupun eksternal Mendukung pemenuhan persyaratan akreditasi Meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan pengguna jasa laboratorium Melalui pendampingan ini, peserta mendapatkan peahaman komprehensif tentang struktur dokumen, hierarki dokumentasi, hingga teknik penyusunan dokumen yang efektif dan sesuai standar. Materi Pendampingan Penyusunan Dokumen Dalam sesi yang berlangsung secara interaktif, Bapak Mulyono, S.T.P. membimbim peserta dalam beberapa aspek penting, antara lain: Identifikasi kebutuhan dokumen laboratorium Penyusunan dokumen level 1 hingga level teknis (SOP dan instruksi kerja) Pengendalian dokumen dan rekaman Strategi implementasi dokumen dalam operasional harian Pendampingan dilakukan secara online sehingga memungkinkan diskusi mendalam, review dokumen secara langsung, serta konsultasi spesifik sesuai kebutuhan laboratorium UINSA. Komitmen Peningkatan Mutu Laboratorium Kegiatan pendampingan ini menunjukkan komitmen UINSA dalam membangun sistem manajemen laboratorium yang tertata, sistematis, dan siap menghadapi proses evaluasi maupun akreditasi. Labnesia sebagai mitra pendamping terus mendorong transformasi laboratorium dari sekadar unit operasional menjadi pusat layanan yang unggul, profesional, dan bernilai tambah. Melalui pendampingan penyusunan dokumen laboratorium ini, diharapkan laboratorium UINSA semakin siap dalam mengimplementasikan sistem manajemen mutu yang berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan dan penelitian. Labnesia Sebagai Solusi Laboratorium Anda! Mau akreditasI laboratorium tapi masih bingung tahapannya? Hubungi kami untuk free gap analysis sebagai konsultasi awal!

Pelatihan dan Workshop Sertifikasi Panelis Terlatih Pengujian Sensori Berlangsung Sukses di Semarang

Labnesia kembali menyelenggarakan Pelatihan & Workshop Berbasis Sertifikasi Panelis Terlatih Pengujian Sensori Pangan yang dilaksanakan secara onsite di Hotel Candi Indah Semarang pada 13-14 Februari 2026 dan 16 Februari 2026 Sertifikasi secara online. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi panelis dalam menghasilkan data sensori yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung industri pangan maupun institusi pendidikan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari Universitas PGRI Semarang, Universitas Padjadjaran, dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Proses pelatihan ini berlangsung lebih intensif, fokus, dan interaktif. Acara dipandu oleh MC Endang Setyowati yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif.  Hari Pertama : Penguatan Dasar Analisis Sensori Hari pertama pelatihan diisi oleh Bapak Mulyono, S.T.P., yang membawakan materi fundamental analisis sensori. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai : Prinsip dasar analisis sensori Fisiologi pancar indera dalam pengujian Kosakata dan atribut sensori Jenis serta prosedur uji pembedaan Workshop uji kemampuan dasar (warna, rasa, aroma) Kegiatan dibuka dengan pemberian kenang-kenangan kepada narasumber yaitu Bapak Mulyono S.T.P.  Sesi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung untuk melatih kepekaan indera peserta. Diskusi berlangsung aktif, terutama saat membahas penerapan metode sensori dalam penelitian dan pengembangan produk pangan. Hari Kedua : Uji Deskriptif dan Pengelolaan Panelis Terlatih Pada hari kedua, materi disampaikan oleh Ibu Maylani Permata Saputri, S.Si. dengan fokus pada penguatan metode lanjutan dan manajemen panelis. Materi yang dibahas meliputi : Prosedur Uji Deskriptif Kuantitatif (QDA) Good Sensory Practices (GSP) Pembentukan panelis terlatih Pengelolaan kinerja dan konsisten penilaian Workshop uji produk (rating, scoring, segitiga) Peserta melalukan simulasi penilaian produk menggunakan metode rating, scoring, dan segitiga sehingga memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana menjaga objektivitas dan konsistensi hasil uji sensori.  Antusiasme dan Keterlibatan Peserta Sepanjang dua hari pelatihan, peserta menunjukkan antuasiasme tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, ketelitian saat praktik, serta keseriusan dalam memahami setiap prosedur pengujian. Suasana pelatihan terasa kolaboratif dan aplikatif, sehingga peserta dapat langsung mengaitkan materi dengan kebutuhan institusi masing-masing. Tingkatkan Kompetensi Panelis Sensori Anda Pelatihan ini menjadi bukti komitmen Labnesia dalam mendukug peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengujian sensori pangan melalui program berbasis sertifikasi. Bagi Anda yang ingin meningkatkan kompetensi sebagai panelis sensori terlatih dan mendapatkan pengalaman praktik langsung bersama narasumber berpengalaman, segera ikuti program pelatihan berikutnya. Butuh pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan laboratorium? Hubungi kami dan temukan solusinya!

Webinar Nasional Strategi Membuat CV Juara untuk Karier Laboratorium di Industri Petrokimia dan Migas Sukses Diselenggarakan

Labnesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan SDM Laboratorium dengan sukses menyelenggarakan Webinar Nasional Strategi Membuat CV Juara untuk Karier Laboratorium di Industri Petrokimia dan Migas. Kegiatan tersebut diselenggarakan 13 Februari 2026 secara daring yang diikuti oleh Mahasiswa, Fresh graduate, dan Profesional Laboratorium dari berbagai daerah yang ingin meningkatkan peluang kerja di sektor petrokimia dan migas. Webinar menghadirkan praktisi laboratorium berpengalaman, Pak Ivanda Adrian Sastrawijaya, S.T., yang saat ini berkarier di perusahaan refinery internasional. Sesi pemaparannya, membagikan strategi praktis dan aplikatif dalam menyusun CV laboratorium yang relevan dengan kebutuhan industri petrokimia dan migas. Pentingnya CV yang Tepat untuk Industri Petrokimia dan Migas Industri petrokimia dan migas dikenal memiliki standar rekrutmen yang tinggi. Oleh karena itu, pelamar tidak cukup hanya mencantumkan pengalaman kerja, tetapi perlu menyusun CV berbasis kompetensi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan industri. Beberapa poin utama yang dibahas dalam webinar meliputi: Cara membangun fondasi CV yang kuat untuk posisi laboratorium industri Strategi menonjolkan kompetensi teknis, metode uji, dan standar seperti ASTM maupun ISO Penempatan sertifikasi dan pelatihan agar lebih menarik perhatian HR Teknik personel branding agar CV lebih unggul dibanding pelamar lain Peserta juga diberikan panduan praktis dalam menyesuaikan CV dengan posisi yang dilamar, sehingga lebih relevan dan berpotensi lolos tahap screening. Antusiasme Peserta dan Manfaat yang Diperoleh Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi aktif seputar strategi lolos seleksi industri migas, peluang bagi fresh graduate, hingga kesalahan umum dalam pembuatan CV laboratorium Selain materi utama, peserta juga mendapatkan berbagai benefit seperti e-certificate 4 JP, materi dan rekaman webinar, template CV khusus laboratorium, checklist evaluasi CV, serta layanan free review CV melalui email. Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Karier Laboratorium Melalui webinar ini, Labnesia terus memperkuat perannya sebagai platform pengembangan kompetensi laboratorium yang relevan dengan kebutuhan industri. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing SDM laboratorium Indonesia agar siap berkarier di industri petrokimia dan migas, baik nasional maupun multinasional. Butuh layanan pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan laboratorium? Hubungi kami untuk solusi laboratorium Anda!

In House Training Pelatihan Refreshment Ketidakpastian Pengukuran Bersama Universitas Jambi

Labnesia dan Universitas Jambi Selenggarakan IHT Ketidakpastian Pengukuran Berbasis ISO/IEC 17025:2017 Dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis sumber daya manusia laboratorium, Labnesia berkolaborasi dengan Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Pelatihan Refreshment Ketidakpastian Pengukuran. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline selama dua hari, pada 9 – 10 Februari 2026, bertempat di UPA Laboratorium Terpadu Universitas Jambi.     Pelatihan ini dirancang sebagai program penyegaran (refreshment) sekaligus penguatan pemahaman teknis terkait ketidakpastian pengukuran yang menjadi salah satu aspek krusial dalam penerapan ISO/IEC 17025:2017 pada laboratorium pengujian dan kalibrasi.   Kerjasama kegiatan ini ditandai dengan pemberian kenang – kenangan dari Labnesia kepada Universitas Jambi serta sebaliknya. Pemberian kenang – kenangan berupa plakat dan sertifikat kepada Narasumber Labnesia Narasumber Kompeten dari Labnesia Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Labnesia, yaitu Bapak Mohamad Awaludin, S.Si., M.T.Pn., yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang sistem manajemen laboratorium serta penerapan ISO/IEC 17025:2017. Melalui pendekatan teoritis dan praktis, peserta dibekali pemahaman komprehensif agar mampu menerapkan perhitungan ketidakpastian pengukuran secara tepat dan konsisten. Tujuan IHT Pelatihan Ketidakpastian Pengukuran Pelaksanaan IHT ini bertujuan untuk: Meningkatkan pemahaman personel laboratorium terkait konsep dan prinsip ketidakpastian pengukuran Memperkuat penerapan persyaratan teknis ISO/IEC 17025:2017 Meningkatkan keandalan dan keterlacakan hasil pengujian Mendukung peningkatan mutu layanan laboratorium di lingkungan Universitas Jambi Silabus dan Materi Pelatihan Hari ke-1: Dasar Ketidakpastian Pengukuran Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan konsep fundamental ketidakpastian pengukuran, meliputi: Pengantar ISO/IEC 17025:2017 terkait ketidakpastian pengukuran Konsep dasar dan terminologi ketidakpastian pengukuran Identifikasi berbagai sumber ketidakpastian dalam proses pengujian Pemahaman tipe ketidakpastian (Tipe A dan Tipe B) Penyusunan model matematis pengukuran sebagai dasar perhitunganMateri hari pertama menjadi landasan penting bagi peserta sebelum memasuki tahap perhitungan dan analisis lanjutan. Hari ke-2: Perhitungan dan Penerapan Ketidakpastian Hari kedua difokuskan pada aspek aplikatif dan praktik langsung, dengan materi: Perhitungan ketidakpastian gabungan Penentuan faktor cakupan (coverage factor) Penyajian hasil pengukuran beserta nilai ketidakpastian Contoh kasus dan latihan perhitungan ketidakpastian pengukuran Diskusi kelompok dan evaluasi hasil perhitungan peserta Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan perhitungan ketidakpastian secara mandiri dan sesuai standar. Manfaat Pelatihan bagi Laboratorium UNJA Dengan mengikuti IHT Pelatihan Refreshment Ketidakpastian Pengukuran ini, laboratorium di lingkungan UNJA diharapkan dapat: Meningkatkan kompetensi teknis analis dan personel laboratorium Memperkuat kesiapan laboratorium dalam penerapan dan evaluasi ISO/IEC 17025:2017 Menghasilkan data pengujian yang lebih valid, andal, dan dapat dipertanggungjawabkan Mendukung peningkatan kualitas layanan laboratorium pendidikan dan riset Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Kompetensi Laboratorium Kegiatan IHT bersama Universitas Jambi ini merupakan bagian dari komitmen Labnesia dalam mendukung penguatan kapasitas laboratorium perguruan tinggi dan industri di Indonesia melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kompetensi berbasis standar internasional.   Institusi Anda membutuhkan pelatihan ketidakpastian pengukuran, IHT ISO/IEC 17025:2017, atau pendampingan laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan internal?   Labnesia siap menjadi mitra strategis Anda. Hubungi tim Labnesia untuk informasi dan kerja sama pelatihan laboratorium selanjutnya.

Pendampingan Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 UNILA Bersama Labnesia

Labnesia Dukung UNILA dalam Proses Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 Dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu pengujian serta kompetensi laboratorium, Labnesia kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan Pendampingan Re-Akreditasi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 bersama Universitas Lampung (UNILA). Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap pada 22 Januari, 30 Januari, 4 Februari, dan 6 Februari. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan sistem manajemen laboratorium di lingkungan UNILA tetap sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2017, sekaligus meningkatkan kesiapan laboratorium dalam menghadapi proses re-akreditasi oleh lembaga akreditasi. Pentingnya Re-Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 bagi Laboratorium ISO/IEC 17025:2017 merupakan standar internasional yang mengatur kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Re-akreditasi menjadi proses krusial untuk memastikan bahwa laboratorium: Tetap konsisten dalam penerapan sistem manajemen mutu Memenuhi persyaratan teknis dan manajerial terbaru Menjamin keabsahan dan ketertelusuran hasil pengujian Meningkatkan kepercayaan pengguna jasa laboratorium Melalui pendampingan ini, Labnesia membantu laboratorium UNILA dalam mengidentifikasi kesenjangan (gap analysis) serta menyusun strategi perbaikan yang berkelanjutan. Rangkaian Kegiatan Pendampingan Labnesia dan UNILA Pendampingan Re-Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 bersama UNILA dilaksanakan melalui beberapa tahapan terstruktur untuk memastikan kesiapan laboratorium secara menyeluruh. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah sebagai berikut: 22 Januari: Meeting koordinasi awal sebagai tahap pembukaan pendampingan, membahas gambaran umum proses re-akreditasi ISO/IEC 17025:2017, kesiapan awal laboratorium, serta penyelarasan pemahaman antara tim laboratorium UNILA dan Labnesia. 30 Januari: Meeting koordinasi lanjutan yang berfokus pada pembahasan lingkup pengujian, kesesuaian ruang lingkup akreditasi, serta identifikasi dan pemetaan dokumen – dokumen yang perlu diunggah dalam proses re-akreditasi. 4 Februari: Pembahasan hasil Kajian Ulang Manajemen (KUM), evaluasi pelaksanaan audit internal, identifikasi temuan audit, serta penyusunan rencana dan tindakan perbaikan sebagai bagian dari peningkatan berkelanjutan sistem manajemen laboratorium. 6 Februari: Tahap akhir berupa finalisasi kesiapan re-akreditasi laboratorium, peninjauan keseluruhan pemenuhan persyaratan ISO/IEC 17025:2017, serta penyampaian rekomendasi strategis untuk peningkatan kinerja laboratorium secara berkelanjutan. Setiap tahapan pendampingan dirancang secara sistematis dan aplikatif guna mendukung keberhasilan proses re-akreditasi laboratorium UNILA sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Peran Labnesia dalam Pendampingan ISO/IEC 17025:2017 Sebagai mitra pendamping, Labnesia berperan aktif dalam: Memberikan bimbingan teknis berbasis praktik terbaik (best practice) Membantu penyusunan dan penyempurnaan dokumen sistem manajemen Meningkatkan pemahaman personel laboratorium terhadap klausul ISO/IEC 17025:2017 Menyiapkan laboratorium agar lebih siap dan percaya diri menghadapi proses asesmen Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen, tetapi juga pada penguatan kompetensi SDM laboratorium. Dampak dan Manfaat bagi Laboratorium UNILA Melalui kegiatan pendampingan ini, laboratorium di lingkungan UNILA diharapkan mampu: Mempertahankan status akreditasi ISO/IEC 17025:2017 Meningkatkan kualitas layanan pengujian dan kalibrasi Memperkuat daya saing laboratorium di tingkat nasional Mendukung tridharma perguruan tinggi melalui layanan laboratorium yang andal Komitmen Labnesia dalam Penguatan Laboratorium Kegiatan pendampingan re-akreditasi bersama UNILA ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Labnesia dalam mendukung penguatan laboratorium pendidikan, riset, dan industri di Indonesia. Bagi institusi yang membutuhkan pendampingan akreditasi atau re-akreditasi ISO/IEC 17025:2017, Labnesia siap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan mutu dan kompetensi laboratorium secara berkelanjutan. Hubungi kami untuk informasi lebih terkait pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan pendampingan laboratorium!