Batch 2 Pelatihan & Sertifikasi Kompetensi Laboratorium: Pengembangan dan Penguatan Sistem Mutu Laboratorium GLP dan ISO/IEC 17025:2017 Kolaborasi LRT UB dan Labnesia

Malang, 22 – 24 Oktober – Labnesia kembali sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Laboratorium Batch 2 bersama LRT Universitas Brawijaya dengan tema “Pengembangan dan Penguatan Sistem Mutu Laboratorium Good Laboratory Practices (GLP) dan ISO/IEC 17025:2017.” Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, tanggal 22 – 24 Oktober 2025 di Universitas Brawijaya, Malang serta dilanjutkan dengan ujian sertifikasi internasional pada 28 Oktober 2025 secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli di bidang sistem manajemen laboratorium, yaitu Dr. Yuni Kilawati, S.Pi., M.Si. pada hari pertama, serta Bapak Mulyono, S.T.P. pada hari kedua dan ketiga. Kegiatan diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari berbagai instansi pendidikan, di antaranya Universitas Brawijaya, IAIN SAS Bangka Belitung, dan Universitas Timor. Pembukaan Pelatihan: Hari Pertama (22 Oktober 2025) Kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan oleh MC Endang Setyowati, dilanjutkan dengan sambutan dari pihak LRT Universitas Brawijaya yang diwakilkan oleh Ibu Midia Lestari. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi wadah pengembangan kompetensi tenaga laboratorium agar mampu menerapkan sistem mutu sesuai standar internasional. Materi hari pertama disampaikan oleh Dr. Yuni Kilawati, S.Pi., M.Si. dengan pembahasan mengenai: Dasar Good Laboratory Practices (GLP) dan Sistem Manajemen Laboratorium Sejarah dan standar internasional GLP (ISO/IEC 17025, OECD-GLP, ISO 15189) Struktur organisasi dan manajemen personil laboratorium Fasilitas, peralatan, dan lingkungan kerja laboratorium Sesi berjalan interaktif, peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai implementasi GLP di laboratorium masing – masing. Penguatan Materi dan Praktik: Hari Kedua (23 Oktober 2025) Kamis, 23 Oktober 2025, dipandu oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah, pelatihan dilanjutkan bersama Bapak Mulyono, S.T.P. yang membawakan materi tentang: Operasional Laboratorium dan Mutu Hasil Uji Metode uji, validasi, serta penjaminan mutu hasil laboratorium Peserta juga diajak untuk melakukan simulasi penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017, termasuk penelusuran dokumen mutu dan penilaian hasil uji secara praktis. Kegiatan berjalan dengan antusias, menumbuhkan pemahaman mendalam tentang pentingnya sistem manajemen laboratorium yang terstandar. Visit Laboratorium & Evaluasi: Hari Ketiga (24 Oktober 2025) Hari terakhir pelatihan difokuskan pada implementasi sistem manajemen laboratorium secara nyata, dipandu oleh Bapak Mulyono, S.T.P.. Peserta melakukan visit laboratorium (kunjungan lapangan) untuk melihat langsung penerapan GLP dan ISO/IEC 17025 di lingkungan kerja. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk memahami hubungan antara teori dan praktik secara komprehensif. Acara ditutup dengan pemberian kenang – kenangan dari Labnesia dan LRT Universitas Brawijaya kepada Bapak Mulyono, S.T.P. selaku narasumber sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang baik. Sertifikasi Internasional dan Manfaat Pelatihan Peserta yang telah mengikuti pelatihan berhak mengikuti sertifikasi kompetensi internasional Certified Laboratory Lead Implementer (CLLI) oleh LSP Edukasi Global Cendekia (EDUKIA) yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) serta diakui secara internasional melalui International Accreditation Forum (IAF). Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu: Menerapkan GLP secara menyeluruh di laboratorium masing – masing Menyusun SOP, form, dan dokumen berbasis GLP Meningkatkan kompetensi sebagai Lead Implementer ISO/IEC 17025:2017 Penutup Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini menjadi langkah nyata Labnesia dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya laboratorium di Indonesia agar mampu bersaing secara global. Terima kasih kepada LRT Universitas Brawijaya atas kerja sama yang baik, serta kepada seluruh peserta dari berbagai instansi yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Hubungi kami untuk informasi pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi kompetensi. Labnesia sebagai mitra terbaik laboratorium Anda!
Pelatihan Penerapan Decision Rule dan Estimasi Ketidakpastian dalam Pengambilan Keputusan Hasil Uji Laboratorium Bersama Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan BPOM

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pemahaman teknis para analis serta personel laboratorium, Labnesia kembali menyelenggarakan kegiatan pelatihan. Bertajuk “Penerapan Decision Rule dan Estimasi Ketidakpastian dalam Pengambilan Keputusan Hasil Uji Laboratorium.”, pelatihan ini diselenggarakan pada Jumat, 24 Oktober 2025, pukul 09.00 – 12.00 WIB, secara online melalui Zoom Meeting. Pelatihan kali ini diikuti oleh 59 peserta dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di seluruh Indonesia. Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Alfi Sophian, S.Si., M.Si., yakni selaku Kepala Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan BPOM. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Nova Shintia Bokau, S.Si sebagai narasumber dari Labnesia. Beliau telah berpengalaman dalam bidang sistem manajemen mutu laboratorium dan implementasi ISO/IEC 17025:2017. Melalui penyampaian yang komunikatif dan sistematis, Ibu Nova berhasil membimbing para peserta memahami bagaimana decision rule dan estimasi ketidakpastian pengukuran dapat mempengaruhi hasil akhir keputusan laboratorium. Khususnya, dalam pemastian keabsahan hasil uji. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis peserta dalam menerapkan prinsip – prinsip pengambilan keputusan hasil uji yang sesuai dengan standar internasional. Adapun tujuan utama kegiatan ini meliputi: Meninjau kembali konsep dasar estimasi ketidakpastian pengukuran, agar peserta dapat memahami pentingnya ketidakpastian dalam konteks validasi hasil uji. Memahami decision rule sesuai persyaratan ISO/IEC 17025:2017, yang menjadi acuan penting dalam sistem mutu laboratorium. Menerapkan langkah – langkah dalam penetapan decision rule, mencakup cara menetapkan kriteria keputusan berdasarkan batas kesesuaian (compliance limits). Mengaplikasikan decision rule secara tepat dalam pengambilan keputusan hasil uji laboratorium, sehingga hasil yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan memenuhi standar akreditasi. Respon Peserta Antusiasme peserta dari Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan BPOM terlihat tinggi sepanjang pelatihan. Diskusi berlangsung interaktif, di mana para peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait penerapan decision rule di lingkungan kerja mereka. Banyak peserta memberikan tanggapan positif terhadap materi dan metode penyampaian yang disusun dengan jelas dan aplikatif. Mereka menilai pelatihan ini sangat membantu dalam memperkuat pemahaman terhadap konsep ketidakpastian pengukuran serta pentingnya aturan keputusan yang terstandar dalam proses validasi hasil uji laboratorium. Hal positif juga disampaikan oleh Ibu Bertha Lolo Lukita, S.Si., Apt, M.Farm, selaku Manajer teknis dari Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan BPOM. Dampak dan Manfaat Pelatihan Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hasil uji di laboratorium Balai Pengujian Khusus Obat dan Makanan BPOM. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang decision rule dan estimasi ketidakpastian, peserta diharapkan mampu: Menghasilkan keputusan hasil uji yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Meningkatkan kepercayaan terhadap data laboratorium dalam proses pengawasan obat dan makanan. Memperkuat implementasi ISO/IEC 17025:2017 di lingkungan kerja masing – masing. Labnesia sebagai lembaga pelatihan dan pengembangan kompetensi laboratorium terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu SDM laboratorium di Indonesia melalui program pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan industri dan regulasi terkini. Hubungi Labnesia Ingin menghadirkan pelatihan serupa di instansi Anda? Hubungi kami untuk pengembangan kompetensi tim Anda bersama Labnesia, mitra profesional peningkatan kualitas laboratorium di Indonesia. Labnesia – Meningkatkan Kompetensi, Mewujudkan Laboratorium Berkualitas dan Terakreditasi!
Labnesia Sukses Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Laboratorium Lead Implementer ISO/IEC 17025:2017 di Universitas Udayana

Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium di Indonesia, Labnesia bekerja sama dengan Universitas Udayana dan LSP Eduksia Global Cendekia (EDUKIA) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Laboratorium “Lead Implementer Standar Laboratorium ISO/IEC 17025:2017”. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni 15 – 17 Oktober 2025 untuk sesi pelatihan secara onsite di Universitas Udayana, Bali, dan dilanjutkan dengan ujian sertifikasi pada 22 Oktober 2025 secara online melalui Zoom Meeting. Pembukaan Acara Acara ini dibuka dengan hangat oleh MC Endang Setyowati, yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan profesional. Suasana semakin khidmat ketika sambutan disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Dr. dr. I Gede Eka Wiratnaya, Sp.OT(K). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menekankan pentingnya penerapan sistem mutu laboratorium berbasis ISO/IEC 17025:2017 untuk meningkatkan kredibilitas hasil uji dan kompetensi SDM laboratorium di Indonesia.. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Indra Permana, S.P., M.P., seorang narasumber sekaligus pakar sistem manajemen laboratorium yang berpengalaman dalam penerapan ISO/IEC 17025 di berbagai lembaga pengujian. Dengan gaya penyampaian yang interaktif, beliau mengupas tuntas seluruh aspek teori dan praktik yang menjadi fokus pelatihan. Peserta dari Berbagai Instansi Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai instansi di seluruh Indonesia, antara lain: Universitas Udayana Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (Dispuprkim) Provinsi Bali CV Sejati Marine Perkasa Universitas Sumatera Utara (USU) Kehadiran peserta dari beragam latar belakang menunjukkan tingginya antusiasme terhadap program penguatan kompetensi laboratorium berstandar internasional ini. Hari Pertama (15 Oktober 2025): Dasar GLP dan Sistem Manajemen Laboratorium Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi “Dasar GLP (Good Laboratory Practices) dan Sistem Manajemen Laboratorium”, yang membahas: Sejarah dan standar internasional GLP (ISO/IEC 17025, OECD-GLP, ISO 15189) Struktur organisasi dan manajemen personil laboratorium Sistem manajemen mutu dan dokumentasi Fasilitas, peralatan, serta pengelolaan lingkungan kerja Manajemen bahan kimia dan bahan habis pakai Peserta diajak untuk memahami bagaimana penerapan prinsip GLP menjadi pondasi dalam membangun sistem manajemen laboratorium yang kredibel dan konsisten. Hari Kedua (16 Oktober 2025): Operasional Laboratorium dan Mutu Hasil Uji Hari kedua difokuskan pada operasional laboratorium dan pengendalian mutu hasil uji. Materi yang dibahas meliputi: Metode uji, verifikasi, validasi, serta pengendalian mutu hasil Pengambilan dan penanganan sampel Dokumentasi, pelaporan hasil, dan penjaminan mutu Audit internal serta tinjauan manajemen K3 laboratorium dan pengelolaan limbah B3 Pada sesi ini, peserta berkesempatan mempraktikkan simulasi alur pengujian laboratorium berbasis standar ISO/IEC 17025:2017, sehingga pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan mudah diterapkan di instansi masing – masing. Hari Ketiga (17 Oktober 2025): Lead Implementer Sistem Manajemen Hari terakhir pelatihan berfokus pada penerapan peran Lead Implementer. Materi yang disampaikan mencakup: Manajemen risiko dan ketidaksesuaian Tindakan perbaikan dan audit internal Penilaian kompetensi personil laboratorium Strategi implementasi sistem manajemen ISO/IEC 17025 secara menyeluruh Bapak Indra Permana juga menekankan pentingnya peran Lead Implementer dalam memastikan seluruh proses laboratorium berjalan sesuai standar dan terus mengalami peningkatan berkelanjutan (continual improvement). Hari terakhir ini juga dilakukan visitasi laboratorium dan para peserta belajar untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat. Sertifikasi Internasional Lead Implementer : 22 Oktober 2025 Setelah melalui tiga hari pembelajaran intensif, peserta mengikuti ujian sertifikasi internasional “Certified Laboratory Lead Implementer (CLLI)” yang diselenggarakan oleh LSP Eduksia Global Cendekia (EDUKIA). Ujian ini mengukur kemampuan peserta dalam memahami konsep, implementasi, serta penilaian sistem manajemen laboratorium sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Peserta yang dinyatakan kompeten berhak memperoleh Sertifikat Kompetensi Lead Implementer ISO/IEC 17025:2017 yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan International Accreditation Forum (IAF). Antusiasme dan Testimoni Peserta Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan terasa interaktif dan produktif. Peserta sangat antusias berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan pertanyaan terkait tantangan implementasi di laboratorium masing – masing. Beberapa peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mulai dari dasar GLP hingga implementasi sistem manajemen secara menyeluruh. Mereka juga mengapresiasi metode pembelajaran yang seimbang antara teori dan praktik, serta dukungan penuh dari tim Labnesia yang memastikan kenyamanan selama pelatihan. Komitmen Labnesia dalam Meningkatkan Kompetensi Laboratorium Indonesia Sebagai penyelenggara pelatihan, Labnesia berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia laboratorium di Indonesia. Melalui program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Laboratorium Lead Implementer ISO/IEC 17025:2017, Labnesia berharap dapat mencetak lebih banyak tenaga ahli yang kompeten dan siap menghadapi tuntutan akreditasi nasional maupun global. Labnesia juga berkomitmen untuk terus menghadirkan pelatihan yang relevan, praktis, dan terakreditasi. Penutup Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, Labnesia semakin mempertegas perannya sebagai mitra strategis bagi lembaga pendidikan, instansi pemerintahan, dan industri dalam mewujudkan laboratorium yang unggul, berintegritas, dan diakui secara internasional. Hubungi kami untuk informasi pendampingan, pelatihan, dan sertifikasi laboratorium maupun personel laboratorium Anda! Bersama Labnesia, menjadi laboratorium unggul dan berstandar internasional.
Labnesia dan PT INALUM Selenggarakan Pelatihan Online Penyusunan Dokumentasi ISO/IEC 17025:2017 – Persyaratan Kompetensi Laboratorium

Dalam upaya memperkuat sistem manajemen mutu laboratorium, Labnesia kembali menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Penyusunan Dokumentasi ISO/IEC 17025:2017 – Persyaratan Kompetensi Laboratorium”. Pelatihan telah sukses terselenggara pada Jumat, 17 Oktober 2025. Pelatihan kali ini diikuti oleh 13 peserta dari PT Indonesia Asahan Aluminium (PT INALUM) secara online melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan dibuka secara resmi oleh MC Erika Meilia Putri, dari tim Labnesia. Diawali dengan sambutan hangat serta penjelasan pentingnya dokumentasi sebagai pondasi utama dalam penerapan sistem manajemen mutu laboratorium. Menghadirkan Narasumber Ahli Labnesia menghadirkan Bapak Mulyono, S.T.P., seorang pakar sistem manajemen laboratorium. Beliau berpengalaman dalam implementasi standar ISO/IEC 17025:2017 di berbagai laboratorium pengujian dan kalibrasi. Dalam pemaparannya, Bapak Mulyono menjelaskan bahwa dokumentasi bukan hanya sekadar bentuk administrasi, tetapi juga bagian penting dalam menjamin konsistensi, keabsahan hasil uji, dan peningkatan kompetensi laboratorium. Pada kesempatan kali ini, beliau memberikan panduan praktis tentang: Struktur dokumentasi sesuai standar ISO/IEC 17025:2017 Pengendalian dokumen dan rekaman mutu Contoh format dan teknik penyusunan dokumen Tips implementasi efektif di lingkungan laboratorium Sesi berlangsung interaktif dengan tanya jawab dan diskusi yang membahas permasalahan nyata di lapangan. Peserta terlihat antusias dalam menggali lebih dalam terkait cara penerapan sistem dokumentasi yang efisien dan berkesinambungan. Tanggapan Positif dari Para Peserta Peserta dari PT INALUM menyampaikan bahwa pelatihan sesi ini memberikan banyak ilmu baru dan pemahaman teknis yang lebih mendalam terkait penerapan ISO/IEC 17025:2017. Disebutkan bahwa khususnya dalam aspek dokumentasi, yang sering menjadi tantangan di tahap implementasi. Beberapa peserta juga turut mengapresiasi penyampaian materi yang terstruktur, aplikatif, dan mudah dipahami. Terlebih dengan adanya contoh kasus yang relevan dengan kondisi laboratorium industri. Salah satu peserta menyampaikan bahwa, “pelatihan ini membuka perspektif baru tentang pentingnya dokumentasi yang bukan hanya untuk memenuhi persyaratan akreditasi, tetapi juga sebagai alat untuk menjamin mutu hasil pengujian.” Komitmen Labnesia dalam Peningkatan Kompetensi Laboratorium Sebagai lembaga pelatihan dan pengembangan kompetensi laboratorium, Labnesia senantiasa berkomitmen untuk terus mendukung instansi, perusahaan, dan lembaga pendidikan dalam membangun sistem mutu laboratorium yang berstandar internasional. Labnesia percaya bahwa SDM laboratorium yang kompeten dan sistem dokumentasi yang kuat adalah kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap hasil uji laboratorium. Melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan, Labnesia akan terus berupaya untuk memberdayakan laboratorium Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global. Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata komitmen Labnesia dalam menyediakan pelatihan yang relevan, praktis, dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu laboratorium peserta. Penutup Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan PT INALUM semakin siap menerapkan sistem dokumentasi ISO/IEC 17025:2017 secara konsisten dan terintegrasi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju laboratorium yang semakin profesional, kompeten, dan diakui secara internasional. Labnesia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasi dan antusiasmenya, serta kepada narasumber yang telah membagikan ilmu dan pengalaman berharga.
Labnesia Selenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium Batch 3 Seri 5: Evaluasi dan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran dalam Laboratorium SNI ISO/IEC 17025:2017

Sebagai komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium, Labnesia kembali menyelenggarakan kegiatan pelatihan. Program kali ini adalah Bootcamp Standar Laboratorium Batch 3 dengan tema “Evaluasi dan Estimasi Ketidakpastian Pengukuran dalam Laboratorium SNI ISO/IEC 17025:2017”. Adapun kegiatan tersebut telah sukses dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025 secara online melalui platform Zoom Meeting. Antusiasme Tinggi Para Peserta Kegiatan kali ini diikuti oleh 52 peserta dari 30 instansi berbeda. Terdiri dari laboratorium pengujian, lembaga pendidikan, dan industri yang memiliki komitmen untuk menerapkan sistem mutu laboratorium berstandar SNI ISO/IEC 17025:2017. Acara dibuka dengan penuh semangat dengan panduan dari MC Erika Meilia Putri dari tim Labnesia. Dimulai dengan pemberian sambutan dan pengantar tentang pentingnya memahami ketidakpastian pengukuran sebagai salah satu pilar utama dalam validitas hasil laboratorium. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal kegiatan. Selanjutnya, suasana diskusi berlangsung interaktif, dengan banyak pertanyaan yang diajukan oleh para peserta. Adapun pertanyaan yang diajukan adalah seputar teknik perhitungan, sumber ketidakpastian, serta strategi pelaporan hasil pengukuran sesuai standar internasional. Hal ini menunjukkan besarnya perhatian dan kepedulian para profesional laboratorium terhadap peningkatan mutu hasil pengujian. Materi Pelatihan yang Komprehensif dan Aplikatif Pelatihan dibimbing langsung oleh Bapak Mulyono, S.T.P., seorang Manajer Mutu Laboratorium, Trainer, Konsultan Akreditasi, sekaligus Pakar Labnesia. Beliau memaparkan secara mendalam tentang: Konsep dasar dan pentingnya ketidakpastian pengukuran dalam menjamin keandalan hasil laboratorium Persyaratan ISO/IEC 17025:2017 terkait evaluasi dan pelaporan ketidakpastian Identifikasi sumber ketidakpastian: yang berasal dari metode, peralatan, lingkungan, dan personel Pendekatan statistik dalam menghitung nilai ketidakpastian Langkah – langkah estimasi dan penerapan dalam studi kasus nyata Melalui pendekatan pembelajaran interaktif, peserta juga mendapatkan contoh prosedur, formulir implementasi, dan template siap pakai, yang dapat langsung diterapkan pada laboratorium masing – masing. Selain itu, peserta memperoleh E-Certificate senilai 4 JP serta bonus dokumen Prosedur dan Formulir ISO/IEC 17025:2017 sesuai dengan seri pelatihan. Tanggapan Positif dari Peserta Banyak peserta menyampaikan kesan positif terhadap pelatihan ini. Mereka menilai bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan laboratorium dan mudah dipahami karena disertai contoh penerapan nyata. Salah satu peserta bahkan menyampaikan bahwa kegiatan ini “membantu membuka wawasan baru tentang bagaimana cara mengidentifikasi dan menghitung ketidakpastian secara sistematis dan sesuai standar ISO/IEC 17025.” Tingginya partisipasi peserta dari berbagai instansi menunjukkan bahwa Labnesia telah menjadi mitra terpercaya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang laboratorium. Komitmen Labnesia untuk Peningkatan Mutu Laboratorium Nasional Sebagai lembaga penyelenggara pelatihan dan pengembangan kompetensi laboratorium, Labnesia terus berkomitmen untuk membantu laboratorium di seluruh Indonesia dalam mencapai dan mempertahankan akreditasi ISO/IEC 17025:2017. Melalui program seperti Bootcamp Standar Laboratorium, Labnesia terus berupaya menciptakan wadah pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada implementasi nyata di lapangan. Setiap seri pelatihan dirancang agar peserta dapat langsung mengaplikasikan pengetahuan dan template yang diberikan untuk meningkatkan efektivitas sistem mutu laboratorium mereka. Labnesia percaya bahwa penerapan sistem mutu yang konsisten dan kompetensi personel yang unggul adalah kunci menuju laboratorium yang kredibel, berdaya saing, dan diakui secara internasional. Penutup Dengan terselenggaranya Bootcamp Batch 3 Seri 5 ini, Labnesia berharap seluruh peserta mampu menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan operasional laboratorium sehari – hari. Keberhasilan acara ini juga menandai langkah nyata dalam mewujudkan visi Labnesia untuk mengembangkan laboratorium di Indonesia. Hubungi kami untuk menemukan solusi terbaik laboratorium Anda! Sampai bertemu di bootcamp tahun depan!
Bootcamp Seri 4 Labnesia: Kupas Tuntas Pengelolaan Uji Profisiensi dan Uji Banding Laboratorium Mikrobiologi SNI ISO/IEC 17025:2017

Labnesia kembali sukses menyelenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium – Batch 3 Seri 4 pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Kegiatan kali ini mengangkat tema “Pengelolaan Uji Profisiensi/Uji Banding Antar Laboratorium Mikrobiologi SNI ISO/IEC 17025:2017.” Acara ini menghadirkan narasumber Ibu Bekti Trisumaryati, S.Si., M.P., seorang Manajer Mutu Laboratorium dan Pakar Labnesia. Beliau telah berpengalaman dalam penerapan sistem mutu dan akreditasi laboratorium sesuai standar SNI ISO/IEC 17025:2017. Tingginya Antusias Peserta dari Berbagai Instansi Bootcamp yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting ini dihadiri oleh 41 peserta dari 35 instansi laboratorium dari seluruh Indonesia. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta berbagai pengalaman yang dibagikan terkait pelaksanaan uji profisiensi dan uji banding di laboratorium masing – masing. Peserta menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dan aplikatif, terutama dalam memahami bagaimana laboratorium dapat memastikan keandalan hasil uji serta memenuhi kewajiban evaluasi mutu sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Isi dan Fokus Materi Bootcamp Seri 4 Dalam pelatihan ini, narasumber menjelaskan secara rinci berbagai aspek penting terkait pengelolaan uji profisiensi dan uji banding, antara lain: Pengenalan konsep, tujuan, dan manfaat uji profisiensi bagi laboratorium mikrobiologi. Penjelasan persyaratan ISO/IEC 17025:2017 terkait kewajiban uji profisiensi dan uji banding. Tahapan perencanaan, pemilihan penyelenggara, serta prosedur pelaksanaan uji banding. Analisis dan evaluasi hasil uji, termasuk interpretasi data dan penilaian keberterimaan hasil. Strategi tindak lanjut hasil uji banding melalui perbaikan, investigasi, dan studi kasus penerapan terbaik. Materi disampaikan secara interaktif dan disertai contoh implementasi nyata. Sehingga, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya langsung di laboratorium. Manfaat Nyata untuk Pengembangan Laboratorium Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang pentingnya uji profisiensi dan uji banding sebagai bagian dari sistem jaminan mutu laboratorium. Pengetahuan ini sangat penting, terutama bagi laboratorium yang sedang memperluas ruang lingkup akreditasi di bidang mikrobiologi, agar dapat memenuhi seluruh persyaratan ISO/IEC 17025:2017 dengan baik. Kesuksesan pelaksanaan Seri 4 ini menjadi bukti komitmen Labnesia dalam mendukung pengembangan laboratorium di Indonesia agar semakin kompeten dan berdaya saing global. Bersama Labnesia, Wujudkan Laboratorium Kompeten dan Terakreditasi Internasional Labnesia siap menjadi mitra terbaik bagi laboratorium Anda dalam meningkatkan kompetensi, mutu, dan keandalan hasil pengujian. Melalui fasilitas seperti pelatihan, pendampingan, serta sertifikasi berbasis SNI ISO/IEC 17025:2017, kami siap untuk mendampingi Anda. Hubungi kami untuk mendapatkan solusi terbaik dari laboratorium Anda!
Sukses Sesi 2 Pendampingan Uji Banding PT INALUM

Labnesia kembali menyelenggarakan kegiatan pendampingan laboratorium dalam rangka meningkatkan mutu dan kompetensi berbasis standar internasional. Pada Kamis, 2 Oktober 2025, telah terlaksana Sesi 2 Pendampingan Uji Banding bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara sukses dan lancar. Acara ini dihadiri oleh 18 orang peserta yang berasal dari tim laboratorium PT INALUM. Kegiatan dibuka secara resmi oleh MC Endang Setyowati, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi utama dari narasumber, Pak Mulyono, S.T.P. Materi Pendampingan Uji Banding Dalam sesi ini, narasumber memberikan penjelasan mendalam mengenai: Konsep dasar dan tujuan uji banding antar laboratorium. Standar acuan yang digunakan dalam pelaksanaan uji banding. Tahapan teknis pelaksanaan uji banding yang sesuai dengan standar mutu laboratorium. Cara melakukan evaluasi hasil uji banding untuk menjamin keandalan data. Diskusi dan studi kasus terkait tantangan di lapangan serta solusi penerapannya. Antusiasme Peserta Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya dan berdiskusi mengenai praktik uji banding di laboratorium masing-masing. Kehadiran 18 peserta dari PT Inalum ini memperlihatkan komitmen perusahaan dalam memperkuat kualitas pengujian, akurasi data, dan kepatuhan terhadap standar SNI ISO/IEC 17025:2017. Komitmen Labnesia Melalui pendampingan ini, Labnesia menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan laboratorium di Indonesia dengan menghadirkan pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi yang relevan. Harapannya, laboratorium di berbagai instansi mampu meningkatkan kredibilitas hasil uji serta memperoleh kepercayaan lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan terlaksananya Sesi 2 Pendampingan Uji Banding PT Indonesia Asahan Aluminium, Labnesia kembali membuktikan perannya sebagai wadah edukasi dan pendampingan yang mendorong laboratorium Indonesia semakin profesional dan berstandar internasional. Ingin laboratorium Anda lebih siap dalam menghadapi uji banding dan sertifikasi ISO/IEC 17025:2017? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi terbaru. Bersama Labnesia, menuju laboratorium yang berdaya saing global.
Bootcamp ISO/IEC 17025:2017 – Pelatihan Kalibrasi, Validasi, dan Pemeliharaan Peralatan Laboratorium

Labnesia kembali sukses menyelenggarakan kegiatan Bootcamp Standar Laboratorium Batch 3 Seri 3 dengan tema “Pelatihan Kalibrasi, Pemeliharaan, dan Validasi Peralatan Laboratorium SNI ISO/IEC 17025:2017”. Acara ini berlangsung secara online melalui Zoom Meeting pada Kamis, 2 Oktober 2025 dan berhasil menghadirkan 65 peserta dari 30 instansi berbeda di seluruh Indonesia. Pembukaan Acara Acara dibuka dengan penuh semangat oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah yang menyambut para peserta serta memperkenalkan narasumber. Kegiatan ini menghadirkan Mohamad Awaludin, S.Si., M.T.Pn., seorang pakar Labnesia yang juga menjabat sebagai Quality Control/Quality Assurance Lead sekaligus Manajer Mutu Laboratorium. Materi yang Dibahas Dalam pelatihan ini, narasumber menyampaikan berbagai materi penting yang berfokus pada implementasi SNI ISO/IEC 17025:2017, di antaranya: Pelatihan kalibrasi, pemeliharaan, dan validasi peralatan laboratorium sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Pengelolaan peralatan laboratorium sebagai bagian penting dari sistem mutu dan kaitannya dengan akreditasi laboratorium. Kalibrasi dan ketertelusuran, termasuk proses kalibrasi, teknik pelaksanaan, serta jaminan keakuratan hasil pengukuran. Perawatan dan validasi instrumen, yang menekankan pentingnya menjaga kinerja peralatan serta verifikasi untuk memastikan kesesuaian fungsi. Pencatatan dan studi praktik, yang menggarisbawahi pentingnya dokumentasi sistematis dalam penerapan kalibrasi, pemeliharaan, dan validasi di laboratorium. Antusiasme Para Peserta Kegiatan ini sukses mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Hal ini terlihat dari interaksi aktif selama sesi diskusi, banyaknya pertanyaan yang diajukan, serta semangat peserta dalam memahami penerapan standar ISO/IEC 17025:2017 di instansi masing – masing. Para peserta juga menyambut baik adanya bonus materi berupa prosedur dan formulir ISO/IEC 17025:2017, yang sangat bermanfaat sebagai referensi implementasi di lapangan. Kesimpulan Dengan terselenggaranya acara ini, Labnesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi laboratorium di Indonesia. Bootcamp ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga praktik terbaik yang dapat diimplementasikan secara langsung untuk meningkatkan mutu laboratorium sesuai standar internasional. Bersama Labnesia, menuju laboratorium Unggul dan Terpercaya Internasional! Hubungi kami untuk informasi lebih lengkap terkait pelatihan, sertifikasi, serta pendampingan Laboratorium.
Labnesia Selenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium Batch 3 Seri 2: Penerapan Sistem Manajemen Mutu dan Strategi Akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017

Kamis, 25 September 2025 – Labnesia kembali sukses menyelenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium Batch 3 Seri 2 dengan tema Penerapan Sistem Manajemen Mutu dan Strategi Akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini dibuka oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah dan menghadirkan Pak Chandra Pribadi, S.T. (Manajer Laboratorium, Trainer ISO/IEC 17025:2017, sekaligus Pakar Labnesia) sebagai narasumber utama. Acara ini mendapat antusiasme yang tinggi dengan dihadiri oleh 53 peserta dari 24 instansi yang berasal dari berbagai sektor laboratorium di Indonesia. Fokus Materi Bootcamp Dalam bootcamp ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai: Prinsip dasar sistem manajemen mutu dan manfaat penerapannya untuk memastikan keandalan hasil uji laboratorium. Persyaratan inti standar ISO/IEC 17025:2017 sebagai pedoman akreditasi laboratorium. Implementasi praktis penerapan standar, termasuk pengelolaan sumber daya dan proses pengujian. Pentingnya dokumentasi dan rekaman untuk mendukung kepatuhan standar. Strategi akreditasi dan audit, mencakup persiapan, asesmen, serta peningkatan berkelanjutan untuk menjaga akreditasi. Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh sharing session berupa contoh prosedur, contoh formulir, serta template implementasi yang dapat langsung diterapkan di laboratorium masing – masing. Manfaat yang Dirasakan Peserta Kegiatan ini dirancang untuk membantu personel laboratorium dalam memahami dan menerapkan sistem manajemen mutu secara lebih efektif. Dengan pembekalan yang praktis, peserta diharapkan mampu: Meningkatkan kredibilitas hasil uji. Memastikan laboratorium tetap sesuai standar akreditasi. Menerapkan strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas, seperti E-Certificate, E-Materi eksklusif, forum diskusi interaktif, hingga bonus prosedur dan formulir ISO/IEC 17025:2017 yang siap pakai. Komitmen Labnesia Sebagai lembaga pelatihan dan pendampingan laboratorium, Labnesia berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi personel laboratorium di Indonesia. Melalui rangkaian Bootcamp Standar Laboratorium Batch 3 ini, Labnesia berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu dan daya saing laboratorium di tingkat nasional maupun internasional. Masih terdapat tiga rangkaian seri lainnya yang tidak kalah menarik, daftarkan diri Anda melalui link berikut. Jangan biarkan akreditasi menjadi hambatan. Bersama Labnesia, optimalkan sistem mutu laboratorium Anda sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut!
PT Indonesia Asahan Aluminium Tingkatkan Kompetensi Laboratorium melalui Pelatihan Strategi Pengelolaan Uji Banding/Profisiensi Antar Laboratorium bersama Labnesia

Rabu, 24 September 2025, Labnesia dan PT Padma Global Nusatama bekerja sama dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyelenggarakan Pelatihan Strategi Pengelolaan Uji Banding / Uji Profisiensi Antar Laboratorium SNI ISO/IEC 17025:2017. Kegiatan ini menghadirkan Pak Mulyono, S.T.P. sebagai pakar sekaligus narasumber utama, serta dibuka secara resmi oleh MC Endang Setyowati. Acara berlangsung secara interaktif dan memberikan pembekalan menyeluruh kepada peserta laboratorium INALUM mengenai: Konsep dasar dan regulasi uji banding serta uji profisiensi. Tata cara perencanaan dan pelaksanaan uji banding. Analisis hasil uji profisiensi untuk perbaikan mutu. Strategi menghadapi audit akreditasi terkait uji banding. Pentingnya Uji Banding/Uji Profisiensi bagi Laboratorium Dalam pengelolaan laboratorium, uji banding dan uji profisiensi merupakan kewajiban yang diatur dalam standar SNI ISO/IEC 17025:2017. Kegiatan ini berfungsi untuk: Menilai kompetensi teknis laboratorium dalam melakukan pengujian. Membandingkan hasil uji antar laboratorium secara objektif. Memastikan hasil pengujian akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan. Mendukung keberlanjutan akreditasi laboratorium. Tanpa uji banding, laboratorium akan kesulitan membuktikan kredibilitas hasil pengujiannya di mata regulator maupun pelanggan. Manfaat yang Diperoleh Pelatihan yang diberikan Labnesia membantu laboratorium INALUM dalam: Memastikan pemenuhan standar SNI ISO/IEC 17025:2017 secara konsisten. Meningkatkan kompetensi personel melalui praktik langsung dan studi kasus. Meningkatkan kepercayaan stakeholder terhadap hasil pengujian laboratorium. Mempersiapkan laboratorium menghadapi akreditasi maupun audit surveillance. Mengoptimalkan sistem mutu laboratorium sesuai best practice internasional. Komitmen Bersama untuk Mutu Laboratorium Kolaborasi antara PT Indonesia Asahan Aluminium dan Labnesia mencerminkan komitmen industri dalam menjaga mutu hasil pengujian dan memperkuat daya saing laboratorium di Indonesia. Melalui pelatihan ini, diharapkan laboratorium mampu menjalankan uji banding dan profisiensi secara efektif sehingga hasilnya dapat diakui di tingkat nasional maupun internasional. Kesimpulan Pelatihan uji banding/uji profisiensi laboratorium ISO/IEC 17025:2017 bersama Labnesia menjadi langkah penting bagi PT Indonesia Asahan Aluminium dalam memperkuat mutu laboratorium. Dengan penerapan standar yang tepat, laboratorium tidak hanya memenuhi persyaratan akreditasi, tetapi juga mampu memberikan hasil uji yang kredibel, andal, dan berdaya saing tinggi. Labnesia menjadi solusi untuk laboratorium unggul! Hubungi kami untuk informasi terkait pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi kompetensi!
