Pelatihan dan Workshop Sertifikasi Panelis Terlatih Pengujian Sensori Berlangsung Sukses di Semarang

Labnesia kembali menyelenggarakan Pelatihan & Workshop Berbasis Sertifikasi Panelis Terlatih Pengujian Sensori Pangan yang dilaksanakan secara onsite di Hotel Candi Indah Semarang pada 13-14 Februari 2026 dan 16 Februari 2026 Sertifikasi secara online. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi panelis dalam menghasilkan data sensori yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung industri pangan maupun institusi pendidikan.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari Universitas PGRI Semarang, Universitas Padjadjaran, dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Proses pelatihan ini berlangsung lebih intensif, fokus, dan interaktif. Acara dipandu oleh MC Endang Setyowati yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif. 

Hari Pertama : Penguatan Dasar Analisis Sensori

Hari pertama pelatihan diisi oleh Bapak Mulyono, S.T.P., yang membawakan materi fundamental analisis sensori. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai :

  • Prinsip dasar analisis sensori
  • Fisiologi pancar indera dalam pengujian
  • Kosakata dan atribut sensori
  • Jenis serta prosedur uji pembedaan
  • Workshop uji kemampuan dasar (warna, rasa, aroma)

Kegiatan dibuka dengan pemberian kenang-kenangan kepada narasumber yaitu Bapak Mulyono S.T.P. 

Sesi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung untuk melatih kepekaan indera peserta. Diskusi berlangsung aktif, terutama saat membahas penerapan metode sensori dalam penelitian dan pengembangan produk pangan.

Hari Kedua : Uji Deskriptif dan Pengelolaan Panelis Terlatih

Pada hari kedua, materi disampaikan oleh Ibu Maylani Permata Saputri, S.Si. dengan fokus pada penguatan metode lanjutan dan manajemen panelis. Materi yang dibahas meliputi :

  • Prosedur Uji Deskriptif Kuantitatif (QDA)
  • Good Sensory Practices (GSP)
  • Pembentukan panelis terlatih
  • Pengelolaan kinerja dan konsisten penilaian
  • Workshop uji produk (rating, scoring, segitiga)

Peserta melalukan simulasi penilaian produk menggunakan metode rating, scoring, dan segitiga sehingga memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana menjaga objektivitas dan konsistensi hasil uji sensori. 

Antusiasme dan Keterlibatan Peserta

Sepanjang dua hari pelatihan, peserta menunjukkan antuasiasme tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, ketelitian saat praktik, serta keseriusan dalam memahami setiap prosedur pengujian. Suasana pelatihan terasa kolaboratif dan aplikatif, sehingga peserta dapat langsung mengaitkan materi dengan kebutuhan institusi masing-masing.

Tingkatkan Kompetensi Panelis Sensori Anda

Pelatihan ini menjadi bukti komitmen Labnesia dalam mendukug peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengujian sensori pangan melalui program berbasis sertifikasi.

Bagi Anda yang ingin meningkatkan kompetensi sebagai panelis sensori terlatih dan mendapatkan pengalaman praktik langsung bersama narasumber berpengalaman, segera ikuti program pelatihan berikutnya.

Butuh pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan laboratorium? Hubungi kami dan temukan solusinya!

Share :

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *