Labnesia Kembali Gelar Bootcamp Standar Laboratorium Sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang laboratorium, Labnesia kembali menyelenggarakan Bootcamp Standar Laboratorium pada tahun 2026. Program ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan untuk mendukung peningkatan pemahaman praktisi laboratorium terhadap implementasi standar mutu laboratorium secara lebih praktis dan aplikatif. Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan Bootcamp Standar Laboratorium Batch I Seri 1 mengangkat topik “Klausul 6.2 – Manajemen SDM dan Pemantauan Kompetensi Personel berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 04 Maret 2026 secara online melalui Zoom Meeting. Bootcamp ini diikuti oleh 65 peserta yang berasal dari 30 instansi, terdiri dari perguruan tinggi, instansi pemerintah, serta perusahaan swasra yang memiliki laboratorium pengujian maupun kegiatan terkait pengelolaan laboratorium. Membahas Manajamen SDM dalam ISO/IEC 1702:2017 Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai implementasi Klausul 6.2 dalam SNI ISO/IEC 17025:2017 yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia di laboratorium. Pembahasan tersebut menekankan pentingan kompetensi personel laboratorium dalam memastikan kegiatan pengujian dan operasional laboratorium berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Selain itu, peserta juga memperoleh gambaran mengenai bagaiman laboratorium dapat memastikan bahwa setiap personel memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Topik ini menjadi sangat penting karena kualitas hasil pengujian laboratorium sangat dipengaruhi oleh kompetensi personel yang menjalankan kegiatan tersebut. Narasumber Berpengalaman di Bidang Standar Laboratorium Bootcamp ini menghadirkan Anik Ekawati, S.Si., sebagai pemateri utama. Beliau merupakan Trainer ISO/IEC 17025:2017 yang telah berpengalaman. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penting terkait penerapan manajemen kompetensi personel di laboratorium serta membagikan pengalaman praktis yang dapat diterapkan oleh peserta yang di tempat kerja masing-masing. Penyampaian dilakukan dengan pendekatan yang aplikatif, sehingga mampu memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai penerapan standar SNI ISO/IEC 17025:2017 dalam pengelolaan sumber daya manusia di laboratorium. Antusiasme Peserta dari Berbagai Instansi Kegiatan bootcamp ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para peserta. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti pemaparan materi serta berpastisipasi dalam sesia diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh peserta terkait penerapan manajemen kompetensi personel di laboratorium masing-masing. Diskusi yang interaktif ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan baru sekaligus solusi terhadap tantangan yang dihadapi dalam implementasi standar laboratorium Kegiatan bootcamp ini dipandu oleh MC Atikah Afifa Shalsabilah yang memandu jalannya acara sejak pembukaan hingga sesi diskusi. Komitmen Labnesia dalam Pengembangan Kompetensi Laboratorium Melalui penyelenggaraan Bootcamp Standar Laboratorium ini, Labnesia berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan kompetensi para praktisi laboratorium di Indonesia. Meningkatkan pemahaman terhadap standar SNI ISO/IEC 17025:2017, diharapkan laboratorium dapat mengelola sistem manajemen mutu secara lebih baik sehingga mampu menghasilkan data pengujian yang akurat, valid, dan dapat dipercaya. Program bootcamp ini juga menjadi salah satu sarana bagi para profesional laboratorium untuk belajar, berdiskusi, serta memperluas jejaring dengan praktisi dari berbagai instansi. Ikuti Program Bootcamp Labnesia Selanjutnya! Labnesia akan terus menghadirkan berbagai program edukasi dan pelatihan terkait standar laboratorium, sistem manajemen mutu, serta pengembangan kompetensi profesional di bidang laboratorium. Bagi Anda yang tertarik untuk mengikuti kegiatan serupa, informasi mengenai program pelatihan dan bootcamp berikutnya dapat diakses disini. Butuh informasi terkait pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan laboratorium? Hubungi kami untuk informasi selengkapnya!

ISO/IEC 17025:2017 – Standar Internasional untuk Kompetensi Laboratorium

ISO 17025 adalah standar global yang menetapkan persyaratan bagi laboratorium pengujian dan kalibrasi agar dapat beroperasi dengan kompetensi yang tinggi. Standar ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari manajemen mutu, prosedur teknis, hingga laboratorium dapat memastikan bahwa data yang dihasilkan valid, terpercaya, dan sesuai dengan standar manajemen internasional. Keuntungan Menerapkan ISO 17025 1. Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan Laboratorium yang menerapkan standar ini menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan akurasi hasil pengujian serta kalibrasi. Dengan begitu, kepercayaan dari pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya semakin meningkat. 2. ISO 17025 untuk Pengakuan di Tingkat Internasional Sertifikasi ini memberikan pengakuan global bagi laboratorium, membuka peluang untuk menjamin kerja sama lintas negara, serta memperluas jangkauan bisnis di pasar internasional. 3. Efisiensi Operasional yang Lebih Baik Standar ini membantu laboratorium mengadopsi praktik terbaik dalam operasional mereka, mengurangi kemungkinan kesalahan, meningkatkan efisiensi, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia. 4. Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi Dengan mengikuti persyaratan yang ditetapkan dalam ISO 17025, laboratorium dapat memastikan bahwa mereka mematuhi regulasi dan hukum yang berlaku, sehingga dapat menghindari sanksi serta meningkatkan kepercayaan dari pihak regulator Langkah-langkah Mencapai Akreditasi ISO 17025 1. Melakukan Analisis Kesenjangan Laboratorium perlu mengevaluasi sistem yang ada untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki agar sesuai dengan standar ISO 17025. 2. Menerapkan Sistem Manajemen Mutu Pengembangan kebijakan, prosedur, serta dokumentasi yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan standar sangat penting dalam proses implementasi. 3. Memberikan Pelatihan kepada Personel Seluruh staf laboratorium harus memahami dan kompeten dalam menjalankan sistem manajemen mutu yang diterapkan, sehingga mereka dapat berkontribusi secara maksimal. 4. Melakukan Audit Internal Audit internal diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas sistem manajemen mutu dan memastikan kepatuhan terhadap persyaratan standar. 5. Mengambil Tindakan Korektif Jika ditemukan ketidaksesuaian dalam audit internal, laboratorium harus segera melakukan perbaikan untuk memastikan bahwa semua proses telah berjalan sesuai dengan standar yang berlaku. 6. Mengajukan Akreditasi ISO 17025 ke Badan Terkait Laboratorium dapat mengajukan permohonan akreditasi ke badan sertifikasi resmi dan bersiap untuk melalui proses penilaian eksternal. Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, laboratorium dapat meraih akreditasi ISO 17025, memastikan kompetensi yang tinggi, dan membangun kepercayaan terhadap hasil pengujian serta kalibrasi yang dilakukan. Menerapkan standar ini bukan hanya meningkatkan kualitas laboratorium, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif di dunia industri dan penelitian. Labnesia siap membantu, hubungi kami untuk info selengkapnya.

Optimalisasi ISO 17025 dengan ISO 9001: Manfaat Klausul 8A untuk Laboratorium Berkualitas

Penerapan ISO 9001 dalam ISO 17025 melalui klausul 8A membantu laboratorium dalam membangun sistem manajemen mutu yang solid guna mendukung proses pengujian dan kalibrasi yang sesuai standar. Klausul ini memungkinkan laboratorium menggunakan kerangka kerja ISO 9001 dengan tambahan persyaratan khusus yang diperlukan oleh ISO 17025. Berikut beberapa manfaat utama: 1. Struktur Manajemen Mutu Laboratorium yang Lebih Terorganisir ISO 9001 menyediakan fondasi sistem manajemen mutu yang sistematis, yang dapat diterapkan dalam untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional sesuai dengan standar ISO 17025 dalam klausul 8A. 2. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Dengan mengadopsi pendekatan ISO 9001, laboratorium dapat meningkatkan layanan pelanggan, merespons kebutuhan klien lebih cepat, serta menjamin konsistensi dan keakuratan dalam hasil pengujian dan kalibrasi. 3. Pengelolaan Risiko di Laboratorium yang Lebih Optimal ISO 9001 menekankan pendekatan berbasis risiko yang dapat membantu dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengatasi potensi risiko terkait dengan ketidakberpihakan serta validitas hasil pengujian. 4. Dokumentasi dan Kontrol Proses yang Lebih Baik Menggunakan ISO 9001 dalam ISO 17025 dalam klausul 8A membantu dalam pengelolaan dokumentasi yang sistematis, memastikan ketertelusuran data, serta memastikan semua prosedur pengujian sesuai dengan standar yang berlaku. 5. Efisiensi Operasional yang Lebih Tinggi Integrasi ISO 9001 dalam ISO 17025 memungkinkan laboratorium untuk mengelola sumber daya yang lebih efektif, meningkatkan produktivitas serta mengurangi kesalahan operasional yang dapat mempengaruhi keakuratan hasil uji. 6. Audit dan Evaluasi yang Lebih Murah Laboratorium dengan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001 lebih siap menghadapi audit internal maupun eksternal dalam memenuhi persyaratan ISO 17025. Sehingga meningkatkan peluang untuk memperoleh akreditasi. Dengan menerapkan ISO 9001 dalam klausul 8A, laboratorium dapat meningkatkan kualitas. Standar tersebut dapat sistem meningkatkan manajemen mutu, memperkuat kredibilitas, meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap keandalan hasil pengujian dan kalibrasi. Bersama Labnesia untuk meningkatkan kualitas hasil uji Anda! Hubungi kami untuk informasi selengkapnya.