Labnesia Gelar Webinar Nasional: Meningkatkan Daya Saing Laboratorium Pendidikan menjadi Layanan Publik melalui Akreditasi ISO/IEC 17025:2017

Pada Kamis, 13 Maret 2025, terlaksana webinar dengan tema “Meningkatkan Daya Saing Laboratorium Pendidikan menjadi Layanan Publik melalui Akreditasi ISO/IEC 17025:2017“. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang antusias mendalami standar internasional yang penting bagi pengelolaan laboratorium pendidikan dan pengujian. Webinar ini menghadirkan  Fajri Mulya Iresha , S.T., M.T., Ph.D. dan Herlan Tri Widianto, S.Tr., AK, yang akan membahas ISO/IEC 17025:2017, standar internasional untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi. Narasumber Utama dan Materi Pembahasan Webinar ini menghadirkan dua  ahli yang membahas ISO/IEC 17025:2017 dan peran akreditasi dalam meningkatkan kualitas laboratorium pendidikan Indonesia. Fajri Mulya Iresha dan Herlan Tri Widianto berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka dalam hal akreditasi laboratorium dan pentingnya standar internasional ini untuk meningkatkan kualitas, kredibilitas, serta daya saing laboratorium di tingkat global. Apa itu ISO/IEC 17025:2017 ISO/IEC 17025:2017 adalah standar internasional yang mengatur persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium uji dan kalibrasi. Standar ini sangat penting bagi laboratorium untuk memastikan bahwa mereka dapat memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan, sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan dan persyaratan industri. Menerapkan ISO/IEC 17025:2017, laboratorium dapat menjamin bahwa mereka memenuhi standar kualitas yang tinggi dan dapat bersaing di tingkat internasional. Transformasi Laboratorium Menjadi Layanan Publik yang Terakreditasi Webinar ini membahas transformasi laboratorium pendidikan menjadi layanan akreditasi. Fajri Mulya Iresha dan Herlan Tri Widianti menjelaskan bahwa untuk mencapai akreditasi, laboratorium harus memenuhi persyaratan dan prosedur sesuai ISO/IEC 17025:2017. Proses akreditasi ini mencakup aspek teknis, manajemen yang baik, sumber daya yang memadai, dan pendanaan yang tepat. Namun, akreditasi ISO/IEC 17025:2017 bukan hanya tentang memenuhi syarat-syarat teknis. Proses ini juga membawa manfaat jangka panjag, di antaranya: Meningkatkan Kredibilitas:  Pengakuan dari pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya atas kualitas dan keandalan hasil pengujian atau kalibrasi. Meningkatkan Daya Saing: Memperluas pasar dan menarik lebih banyak pelanggan dengan bukti kepatuhan terhadap standar global. Jaminan Kualitas dan Akurasi: Mendorong evaluasi dan peningkatan berkelanjutan, menghasilkan data yang lebih akurat dan terpercaya. Proses dan Persyaratan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 Menjadi Layanan Publik Laboratorium harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk mendapatkan akreditasi ISO/IEC 17025:2017, di antaranya: Manajemen yang Baik: Laboratorium harus memiliki sistem manajemen yang sesuai dengan standari ISO, termasuk dokumentasi yang lengkap dan prosedur yang jelas. Kompetensi Staf: Laboratorium harus memastikan bahwa semua personel yang terlibat dalam pengujian atau kalibrasi memiliki kompetensi yang sesuai dan terlatih. Prosedur Pengujian dan Kalibrasi yang Valid: Laboratorium harus memastikan bahwa semua metode pengujian dan kalibrasi yang digunakan valid, dipertanggungjawabkan, dan sesuai dengan standar internasional. Peralatan yang Terkalibrasi dengan Baik: Semua peralatan yang digunakan dalam pengujian dan kalibrasi harus terkalibrasi secara tepat dan memiliki catatan pemeliharaan yang baik. Manfaat Akreditasi bagi Laboratorium Pendidikan Proses akreditasi mengubah laboratorium pendidikan dari fasilitas internal menjadi layanan publik profesional dan terpercaya. Hal ini membuka peluang baru, seperti kerjasama dengan industri dan lembaga penelitian, mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan efisien operasional. Selain itu, akreditasi membantu universitas memperoleh pendanaan melalui layanan yang dapat dijual atau disewakan. Menjadikan Laboratorium sebagai Layanan Publik untuk Income Generator Salah satu pesan motivasi yang disampaikan oleh narasumber adalah mengenai pentingnya menjadikan laboratorium sebagai income generator atau sumber pendapatan. Memiliki akreditasi ISO/IEC 17025:2017, laboratorium dapat menjadi layanan publik dalam memperluas peluang kerjasama dengan berbagai sektor industri dan pemerintah, yang pada gilirannya membuka akses pada dana atau pendanaan tambahan untuk mendukung pengembangan laboratorium dan kegiatan pendidikan. Penutupan dan Sesi Testimoni Sebagai penutupan, sesi testimoni dari peserta yang sangat antusias diadakan untuk membagikan pengalaman dan feedback positif terhadap webinar ini. Bu Aminah, S.S.T., M.Kes. dari Universitas La Tansa Mashiro menyampaikan bahwa proses persiapan akreditasi di laboratorium mereka menghadapi berbagai tantangan dan kekurangan. Dalam testimoninya, ia mengungkapkan bahwa pendampingan dari Labnesia sangat dibutuhkan untuk membantu mengatasi hambatan tersebut. Selain itu, pengalaman yang awalnya penuh kebingungan dan frustrasi dalam menghadapi standar tinggi akreditasi telah dibagikan oleh Bu Puji Astuti, M. Kep., Ns. Sp. Kep. MB, yang menjabat sebagai Kepala Laboratorium Keperawatan dan Farmasi di Universitas Bani Saleh. Pentingnya motivasi dan usaha berkelanjutan juga ditekankan oleh beliau, sementara apresiasi diberikan kepada narasumber yang menjelaskan bahwa laboratorium terakreditasi dapat berperan sebagai sumber pendapatan yang bermanfaat bagi pendanaan universitas. Selama sesi tanya jawab, antusiasme tinggi ditunjukkan oleh peserta melalui berbagai pertanyaan terkait penerapan ISO/IEC 17025:2017 di laboratorium masing-masing. Jawaban yang diberikan oleh narasumber secara detail semakin memperdalam pemahaman peserta tentang pentingnya akreditasi serta langkah-langkah yang perlu untuk mencapainya. Kesimpulan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 diakui sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas serta daya saing laboratorium pendidikan, sehingga menjadi lebih terpercaya dan mampu beroperasi sebagai layanan publik yang profesional. Melalui webinar ini, tantangan dalam proses akreditasi telah disoroti, sementara solusi dan motivasi juga diberikan kepada peserta agar terus berupaya mencapai tujuan tersebut. Dengan menerapkan strategi yang tepat, laboratorium pendidikan dapat berkembang menjadi pusat pengujian dan kalibrasi berstandar internasional, yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta industri. Tingkatkan Kualitas Laboratorium Anda Bersama Labnesia! Setelah mengikuti webinar yang penuh wawasan ini, Anda mungkin tertarik untuk memperdalam penerapan GLP dan ISO 17025:2017 di laboratorium Anda. Labnesia siap membantu Anda dengan berbagai layanan profesional yang dapat mendukung pengembangan laboratorium yang lebih andal dan berkualitas tinggi: Pendampingan dalam penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017. Pelatihan dalam memenuhi standar internasional. Sertifikasi kompetensi yang diakui secara global. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan jadwalkan sesi konsultasi dengan tim ahli Labnesia. Bersama Labnesia wujudkan laboratorium yang lebih andal dan terpercaya, siap menghadapi tantangan masa depan. Bersama Labnesia siap menjadi garda terdepan Laboratorium Anda! Hubungi kami untuk informasi selengkapnya.

Labnesia Gelar Webinar Nasional – Dari Praktik Laboratorium ke Industri: Sukses Berkarir di Bidang R&D, QC/QA, dan Produksi

Pada Selasa, 18 Maret 2025, Labnesia kembali mengadakan webinar bertajuk “Dari Praktik Laboratorium ke Industri: Sukses Berkarir di Bidang R&D, QC/QA, dan Produksi”. Acara ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai sektor, termasuk akademisi, pemerintah, serta industri swasta. Webinar ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai transisi dari laboratorium akademik ke industri, serta membahas berbagai peluang karir di bidang Research & Development (R&D), Quality Control/Quality Assurance (QC/QA), dan Produksi. Narasumber Ahli Berbagai Wawasan tentang Dunia Industri Webinar ini menghadirkan dua pembicara berpengalaman, yaitu Mulyono, S.T.P. dan Ferdian Zendythia Purwandaru, S.T.P., M.M., yang berbagi wawasan tentang perbedaan antara laboratorium akademik dan industri. Mereka menjelaskan bagaiman para profesional muda dapat beradaptasi dan meraih peluang karir yang menjanjikan di sektor R&D, QC/QA, dan Produksi yang semua berawal dari praktik laboratorium. Menjembatani Transisi dari Praktik Laboratorium ke Industri Salah satu topik utama dalam webinar ini adalah bagaimana berpindah dari laboratorium akademik ke dunia industri. Dijelaskan bahwa meskipun keduanya berfokus pada penelitian dan pengujian, terdapat perbedaan mendasar dalam pendekatan dan tujuan kerja. Praktik Laboratorium akademik lebih menekankan eksplorasi ilmiah, sementara industri lebih mengutamakan penerapan riset untuk memenuhi standar serta kebutuhan pasar. Dalam sesi ini, Mulyono menyoroti bahwa R&D di industri berfokus pada pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, berbeda dengan praktik laboratorium akademik yang lebih banyak melakukan penelitian dasar. Sementara itu, di bidang QC/QA, industri menuntut pengendalian kualitas yang ketat untuk memastikan produk sesuai dengan regulasi dan standar keselamatan. Peluang Karir Menjanjikan di R&D, QC/QA, dan Produksi Para peserta mendapatkan gambaran mengenai peluang karir di berbagai bidang industri: R&D: Bidang yang berfokus pada inovasi produk, eksperimen, dan teknologi terbaru. QC/QA: Bertugas memastikan produk memenuhi standar kualitas yang berlaku. Produksi: Mengelola proses produksi agar berjalan efisien dan sesuai standar industri. Menurut narasumber, keterampilan praktik laboratorium seperti pemahaman standar industri, pengujian laboratorium, serta analisis data sangat diperlukan untuk sukses di sektor ini. Selain itu, penguasaan teknologi dan pemahaman terhadap regulasi industri menjadi nilai tambah yang sangat berharga. Keterampilan Praktik Laboratorium Kunci untuk Sukses di Dunia Industri Keberhasilan dalam industri tidak hanya ditentukan oleh keahlian teknis, tetapi juga kemampuan non-teknis seperti: Komunikasi yang efektif dalam tim dan dengan klien. Kemampuan problem solving untuk menghadapi tantangan industri. Kerja tim yang solid dalam lingkungan profesional. Ferdian Zendythia Purwandaru menekankan pentingnya keterampilan ini bagi profesional yang ingin berkembang di dunia industri. Selain itu, peserta juga diberikan wawasan mengenai bagaimana pelatihan dan pengalaman prakktis dapat memperluas peluang karir mereka. Antusiasme Tinggi Peserta dalam Sesi Tanya Jawab Selama webinar, peserta sangat aktif dalam mengajukan pertanyaan terkait transisi karir dan keterampilan yang dibutuhkan. Narasumber memberikan jawaban yang detail dan informatif, yang semakin memperkaya pemahaman peserta mengenai peluang dan tantangan berkarir di industri. Banyak peserta memberikan testimoni positif dan merasa webinar ini sangat membantu dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Kesimpulan: Persiapkan Diri untuk Sukses di Industri dari Praktik Laboratorium Webinar ini memberikan wawasan berharga mengenai transisi dari praktik laboratorium ke industri, serta keterampilan yang harus dikuasai untuk sukses di bidang R&D, QC/QA, dan Produksi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tantangan dan peluang karir di sektor ini, peserta diharapkan dapat lebih siap memasuki dunia kerja yang kompetitif. Tingkatkan Standar Laboratorium Anda Bersama Labnesia! Jika Anda ingin mendalami penerapan Good Laboratory Practice (GLP) dan ISO/IEC 17025:2017 di laboratorium Anda, Labnesia siap membantu! Kami menyediakan berbagai layanan profesional untuk meningkatkan kualitas dan keandalan praktik laboratorium Anda: Pendampingan: Bimbingan dalam menerapkan GLP dan ISO/IEC 17025:2017. Pelatihan: Program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas tim laboratorium. Sertifikasi Kompetensi: Meningkatkan kredibilitas dan keahlian personil laboratorium Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan jadwalkan konsultasi dengan tim ahli Labnesia. Bersama kami, wujudkan laboratorium yang lebih andal, berkualitas tinggi, dan siap bersaing di tingkat global. Bersama Labnesia Tingkatkan Kualitas Laboratorium Anda! Hubungi kami untuk info selengkapnya.

Platform Labnesia Sukses Gelar Webinar Nasional Penerapan GLP & ISO/IEC 17025:2017

Platform Labnesia telah sukses menyelenggarakan Webinar Nasional secara daring pada tanggal 19 Februari 2025 dengan tema “Penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017 dalam Laboratorium Pascapanen dan Alsintan untuk Meningkatkan Keandalan Pengujian”. Acara ini diikuti lebih dari 200 peserta yang berasal dari berbagai sektor, dari perguruan tinggi, instansi pemerintah dan swasta, termasuk pimpinan dan civitas akademika di Indonesia. Webinar ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai penerapan Good Laboratory Practice (GLP) dan ISO/IEC 17025:2017 dalam konteks laboratorium pascapanen dan alat mesin pertanian (alsintan). Melalui penerapan standar ini, diharapkan dapat tercapai pengujian yang lebih andal dan terjamin kualitasnya, khususnya dalam sektor pertanian yang membutuhkan hasil yang akurat untuk mendukung keputusan berbasis data. Pembukaan oleh Founder Labnesia Acara ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Kurniawan Eka Saputra, S.T.P., selaku founder Labnesia. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapannya agar webinar ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat dan dapat diterapkan di berbagai sektor, khususnya dalam mendukung sektor pertanian yang terus berkembang di Indonesia. Bapak Kurniawan juga menekankan pentingnya pengembangan kapasitas laboratorium melalui penerapan standar internasional yang diakui, seperti GLP dan ISO/IEC 17025:2017. Narasumber Utama dan Materi Pembahasan Acara ini menghadirkan narasumber utama yang sangat kompeten, yaitu Ibu Hanim Zuhrotul Amanah, S.T.P., M.P., Ph.D., yang merupakan seorang ahli di bidang pengujian laboratorium. Dalam presentasinya, beliau membahas berbagai hal penting terkait dengan penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017, seperti pentingnya sistem manajemen mutu di laboratorium dan bagaimana standar internasional ini dapat meningkatkan keandalan hasil pengujian. Pembahasan ini juga mencakup aspek teknis dalam laboratorium pascapanen dan alsintan yang berfokus pada metode dan prosedur pengujian yang efektif. Pentingnya GLP dan ISO/IEC 17025:2017 dalam Laboratorium Pascapanen Dalam sektor pertanian, laboratorium pascapanen dan alsintan memiliki peran yang sangat penting untuk menjamin kualitas hasil pertanian serta keamanan pangan. Oleh karena itu, penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017 di laboratorium pascapanen menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa semua pengujian dilakukan dengan standar yang tinggi dan akurat. Kedua standar ini mengatur tata cara manajemen laboratorium, serta cara pengambilan dan pengujian sampel yang terpercaya. Antusiasme Peserta dan Interaksi Selama webinar, para peserta sangat antuasias mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi GLP dan ISO/IEC 17025:2017 dalam laboratorium mereka. Beberapa pertanyaan mendalam mengenai tantangan yang dihadapi dalam proses sertifikasi, serta cara mengoptimalkan penggunaan alsintan untuk mendukung pengujian yang lebih efisien, menjadi topik diskusi yang menarik. Pada akhir sesi, banyak peserta memberikan testimoni positif, mengungkapkan bahwa webinar ini sangat bermanfaat dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menerapkan standar internasional di laboratorium masing-masing. Kesimpulan Dengan terselenggaranya webinar ini, Labnesia berharap dapat terus mendukung pengembangan kapasitas laboratorium di Indonesia, terutama dalam bidang pertanian dan pengujian pascapanen. Penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017 diyakini akan meningkatkan keandalan pengujian yang pada akhirnya berdampak pada kualitas produk dan layanan yang lebih baik. Labnesia juga berharap agar lebih banyak laboratorium yang dapat mengadopsi standar internasional ini untuk mencapai pengujian yang lebih berkualitas dan terpercaya di masa depan. Tingkatkan Kualitas Laboratorium Anda Bersama Labnesia! Setelah mengikuti webinar yang penuh wawasan ini, Anda mungkin tertarik untuk memperdalam penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017 di laboratorium Anda. Labnesia sia membantu Anda dengan berbagai layanan profesional yang dapat mendukung pengembangan laboratorium yang lebih andal dan berkualitas tinggi. Pendampingan: Dapatkan bimbingan langsung dalam penerapan GLP dan ISO/IEC 17025:2017 di laboratorium Anda. Pelatihan: Ikuti pelatihan mendalam yang disesuaikan untuk meningkatkan kapasitas tim Anda dalam memenuhi standar internasional. Sertifikasi Personil: Dapatkan sertifikasi yang diakui secara global untuk meningkatkan kredibilitas dan kompetensi personil di laboratorium Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan jadwalkan sesi konsultasi dengan tim ahli Labnesia. Bersama Labnesia, wujudkan laboratorium yang lebih andal dan terpercaya, siap menghadapi tantangan masa depan. Bersama Labnesia siap menjadi garda terdepan Laboratorium Anda! Hubungi kami untuk informasi selengkapnya.

Strategi Optimalisasi Laboratorium Menuju Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 untuk Layanan Publik yang Profesional

Di era persaingan global, laboratorium pengujian dan kalibrasi dituntut untuk memenuhi standar internasional guna memastikan keakuratan serta keandalan hasil pengujian. ISO/IEC 17025:2017 menjadi standar utama yang menetapkan persyaratan kompetensi laboratorium dalam melaksanakan pengujian dan kalibrasi. Laboratorium yang telah berhasil memperoleh akreditasi ISO/IEC 17025:2017 menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek, seperti efisiensi, operasional, kredibilitas, serta kepercayaan pelanggan. Prinsip Dasar Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 ISO/IEC 17025:2017 adalah standar internasional yang mengatur sistem manajemen mutu serta persyaratan teknis bagi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Standar ini mencakup beberapa aspek utama: Persyaratan Manajemen: Mengatur sistem dokumentasi, pengendalian dokumen, serta peningkatan berkelanjutan. Persyaratan Teknis: Memastikan validitas metode pengujian, kalibrasi peralatan, kompetensi tenaga laboratorium, serta ketertelusuran pengukuran ke standar internasional. Prinsip Dasar Akreditasi: Menitikberatkan transparansi, ketidakberpihakan, serta konsistensi dalam proses pengujian dan pelaporan hasil. Implementasi Sistem Manajemen Mutu dan Proses Laboratorium Agar laboratorium dapat memenuhi standar ISO/IEC 17025:2017, perlu diterapkan sistem manajemen mutu yang komprehensif dengan langkah-langkah berikut: Penyusunan Dokumen Mutu: Kebijakan mutu, prosedur SOP, dan instruksi kerja. Peningkatan Kompetensi Personal: Pelatihan tenaga laboratorium agar sesuai dengan standar internasional. Validasi dan Verifikasi Metode Uji: Menjamin keandalan metode pengujian dan kalibrasi. Pengelolaan dan Pemeliharaan Peralatan: Memastikan alat laboratorium selalu dalam kondisi optimal. Penjamin Mutu Hasil Uji: Melalui uji banding dan program pengendalian mutu internal. Audit Internal dan Persiapan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017 Sebelum mengajukan akreditasi, laboratorium perlu melakukan audit internal guna mengevaluasi kesesuaian terhadap standar. Langkah-langkahnya meliputi: Pelaksanaan Audit Internal: Mengevaluasi kesesuaian prosedur dengan standar yang berlaku. Identifikasi Ketidakasesuaian: Menganalisis temuan audit dan menyusun tindakan korektif. Penyusunan Dokumentasi Akreditasi: Menyusun dokumentasi sistem manajemen mutu sesuai kebutuhan akreditasi. Simulasi Asesmen Eksternal: Mempersiapkan laboratorium menghadapi audit dari badan akreditasi seperti KAN. Proses audit internal ini akan membantu laboratorium dalam mengidentifikasi serta memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi akreditasi resmi. Evaluasi dan Pemeliharaan Sistem Mutu Pasca Akreditasi Setelah berhasil memperoleh akreditasi, laboratorium harus terus mengevaluasi dan meningkatkan sistem manajemen mutu agar tetap berjalan optimal, beberapa langkah yang perlu dilakukan: Monitoring dan Evaluasi Kinerja: Menilai efektivitas sistem secara berkala. Tinjauan Manajemen: Memastikan kebijakan dan prosedur tetap sesuai dengan regulasi terbaru. Perbaikan Berkelanjutan: Menggunakan hasil audit internal serta umpan balik pelanggan untuk peningkatan layanan. Pelatihan Lanjutan: Menyediakan program pelatihan bagi tenaga laboratorium guna menjaga kompetensi. Meningkatkan daya saing laboratorium dengan memperoleh akreditasi ISO/IEC 17025:2017 adalah strategi penting untuk menjamin mutu serta kredibilitas pengujian dan kalibrasi. Bersama Labnesia dan para pakar kami yaitu Fajri Mulya Iresha, S.T., M.T., Ph.D. sebagai selaku Kepala Laboratorium Lingkungan, UII dengan Herlan Tri Widianto, S.Tr., AK., selaku Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Kab. Blora akan membantu laboratorium Anda yang profesional dan kompeten di tingkat nasional maupun internasional. Apakah laboratorium Anda siap menuju akreditasi ISO/IEC 17025:2017? Temukan jawabannya disini atau hubungi kami sekarang!