Kegiatan Bootcamp Standar Laboratorium Batch I Seri 5 dengan tema “Manajemen Klausul 7.7: Jaminan Mutu Hasil Pengujian” telah sukses diselenggerakan secara online pada Selasa, 31 Maret 2026. Program ini menarik antusiasme tinggi dengan total 101 peserta dari 30 instansi yang berasal dari berbagai sektor laboratorium pengujian dan kalibrasi di Indonesia.
Bootcamp ini dirancang untuk memperkuat pemahaman praktisi laboratorium terhadap penerapan ISO/IEC 17025:2017, khususnya pada Klausul 7.7 yang berfokus pada jaminan validitas hasil pengujian.
Pentingnya Klausul 7.7 dalam Menjamin Validitas Hasil Uji
Dalam sesi pembukaan, peserta diajak memahami urgensi penerapan Klausul 7.7 sebagai fondasi dalam menjaga keandalan dan konsistensi hasil pengujian laboratorium. Klausul ini menekankan bahwa laboratorium harus memiliki sistem yang mampu memastikan hasil uji tetap valid dari waktu ke waktu.
Tanpa implementasi yang teoat, risiko seperti bias data, ketidaksesuaian hasil, hingga kegagalan audit akreditasi dapat meningkat.
Materi Bootcamp yang Komprehensif dan Praktis
Selama sesi berlangsung, peserta mendapatkan pembahasan mendalam dan aplikatif, meliputi:
- Urgensi pemastian validitas hasil pengujian
- Interpretasi Klausul 7.7 ISO/IEC 17205:2017
- Perancangan program pemantauan hasil uji
- Teknik dan alat pemantauan kualitas hasil
- Evaluasi hasil dan tindak lanjut perbaikan
Materi disampaikan secara sistematis dengan pendekatan studi kasus, sehingga peserta dapat langsung memahami implementasinya dalam operasional laboratorium sehari-hari.
Pembelajaran dari Praktisi Berpengalaman
Bootcamp ini dipandu oleh Bapak Mulyono, S.T.P., seorang praktisi berpengalaman sebagai Manajer Mutu Laboratorium, trainer, dan konsultan akreditasi. Penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya integrasi antara sistem dokumentasi dan praktis teknis di lapangan.
Peserta juga diberikan insight terkait kesalahan umum dalam implementasi Klausul 7.7 serta strategi efektif untuk menghindarinya.
Interaksi Aktif dan Diskusi Kasus Nyata

Salah satu keunggulan kegiatan ini adalah tingginya interaksi antara peserta dan narasumber. Banyak peserta mengajukan pertanyaan terkait:
- Pengendalian mutu internal laboratorium
- Penggunaan control chart
- Program uji banding dan uji profisiensi
- Penanganan data outlier
Diskusi ini memperkaya pemahaman peserta sekaligus memberikan solusi nyata yang bisa langsung diterapkan.
Komitmen Peningkatan Kompetensi Laboratorium
Adanya bootcamp ini, diharapkan para peserta mampu:
- Meningkatkan kualitas hasil pengujian
- Memenuhi persyaratan akreditasi
- Mengurangi risiko ketidaksesuaian
- Menguatkan sistem manajemen mutu laboratorium
Antusiasme peserta menjadi indikator bahwa kebutuhan terhadap pelatihan berbasis standar internasional semakin meningkat.
Penutup
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung peningkatan kompetensi SDM laboratorium di Indonesia. Bootcamp ini berhasil menjadi wadah pembelajaran yang efektif, kolaboratif, dan berdampak langsung.
Butuh pelatihan laboratorium? Hubungi kami untuk solusi laboratorium Anda!
Labnesia menyediakan layanan dari pendampingan dan pelatihan baik secara publik atau khusus untuk laboratorium Anda.
















